masukkan iklan disini
"Jika Dana BLT telah disalurkan kepada penerima tidak tepat atau tidak sesuai kriteria, maka uang tersebut harus dikembalikan dan pihak panitia terutama Keuchik selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) harus bertanggung jawab", tegas Camat Darul Makmur Tawaruddin, S. Sos
TRIBUANANEWS.COM|Nagan Raya-Camat Darul Makmur Tawaruddin, S. Sos didampingi beberapa stafnya melakukan Inspeksi dadak an (Sidak) ke Desa Ujong Lamie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya terkait Kisruh Bantuan Langsung Tunai (BLT) sumber Dana Desa (DD).
Liputan mediamTribuananews.com Kegiatan Sidak berlangsung dikantor Desa setempat, Rabu (3/6) dihadiri oleh para aparatur dan Tuha Peut Desa tersebut, selanjutnya berdatangan masyarakat menemui Camat tujuan mempercayakan beberapa hal terkait penerima bantuan serta Arogansi Keuchik Ujong Lamie Sukardi.
Para warga Desa Ujong Lamie ingin jumpai Camat protes atas dugaan ketidak adilan kebijakan Keuchik
Dalam Sidak tersebut, Camat Tawaruddin, S. Sos menyampaikan "Penyaluran BL-DD harus diberikan kepada penerima sesuai kriteria dan peraturan berlaku dari Kementrian Desa (Kemendes). Semua kerangka aturan sudah kami berikan dan sampaikan sesuai aturan", katanya.
"Jika telah diberikan kepada penerima tidak tepat, maka kembalikan uang tersebut dan panitia dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) harus nertanggung jawab terhadap uang sudah diberikan tersebut untuk dikembalikan ke kas Desa", tegas Camat Darul Makmur tersebut.
Menurut amatan Camat, "Ada indikasi ketidak terbukaan pihak aparatur Desa terhadap penetapan dan penyaluran Dana BLT sumber DD di Desa Ujong Lamie tersebut, pihak Kantor Kecamatan juga sering melaporkan atas keterlambatan data dibutuhkan untuk rekapan pelaporan", paparnya.
Selanjutnya Camat Tawaruddin merasa kecewa atas tindak Arogansi Keuchik terhadap warganya sehingga menimbulkan sedikit kisruh akibat tindakan tidak terpuji tersebut. Meskipun sudah diselesaikan dalam pertemuan tersebut.
"Saya marah kepada Keuchik Ujong Lamie, karena tidak melaporkan ada persoalan dapat dikatakan fatal, tetapi tidak melaporkan kepada saya selaku pengawas ditunjuk oleh Bupati. Kenapa harus disembunyikan dan saya mengetahui dari pihak lain, maka atas dasar hal tersebut kami turun kemari", ungkap Camat Tawaruddin.*
Editor : Syahrudin AP


