masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara telah mengumumkan melalui papan informasi di Posko Utama Gugus Tugas percepatan penangan Covid-19, pada Kamis (25/6/2020), bahwa terjangkit positif Corona bertamba 15 orang menjadi 28 orang dari 13 orang sebelumnya.
Sekertaris Gugus Tugas Halmahera Selatan Daud Djubedi saat dikofirmasi melalui jaringan telepon mengatakan, "bertambahnya terjangkit positif corona di Halmahera Selatan sebanyak 15 orang menjadi 28 dari 13 orang itu berdasarkan hasil tes dari Dinas Kesehatan Propinsi Maluku Utara dari 99 spesimen yang dikirim oleh Gustu Halsel, Jumat (26/6/2020).
Lanjut Daud Djubedi, "dengan adanya penambahan secara serentak 15 orang yang terkonfirmasi positif virus corona tersebut atas upaya Pemda Halsel melalui Gugus Tugas dalam aktif memantau dan melakukan repid tes secara gratis pada beberapa wilayah yang dikategori zona hitam dalam Kabupaten Halmahera Selatan," jelasnya.
Djubedi menambahkan, "Pemda upayakan lebih aktif lagi untuk cepat mengetahui penyebaran virus corona di Halsel ini sampai dimana. Untuk itu pengadaan kebutuhan repid tes terus dilakukan oleh pemerintah daerah. kita terus melakukan repid tes di beberapa titik yang tersebar di Halsel, seperti Labuha, Kepulauan Bacan, Makian, Kayoa dan lainya".
"Kalau hasil tesnya reaktif, maka langsung kita lakukan swab tes dan menunggu hasil dari laboratorium. Dengan demikian kita dapat mengetahui indikator curfa itu ada dimana," ujar Djubedi.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat, Safri Talib mengatakan, "Dengan adanya penambahan terjangkit positif corona sebanyak 15 orang dari 99 spesimen yang dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara oleh Pustu Halsel, maka pemerintah daerah lebih meningkatkan lagi dalam penanganan Covid-19 di daerah ini.
"Mengingat masyarakat Halsel sudah merasa jenuh dengan adanya pandemi Covid-19 ini, khususnya pasien yang berada di tempat karantina kesehatan," kata Safri dalam perbincangannya di Poros Tengah Tomori Bacan, Jumat ( 26/6/2020 ).
Safri menambahkan, "Pemerintah daerah semestinya melakukan pengadaan alat repid tes yang cukup dan melakukan repid tes secara gratis di berbagai tempat dalam wilayah Kabupaten Halmahera Selatan".
"Dengan demikian kita bisa lebih cepat mengetahui sampai dimana penularan virus corona di daerah ini dan segera mekakukan penanganan secara insentif," tutup Safri.*
Laporan : Ade Manaf

