• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tingkatkan Hasil Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Banggai Genjot Sarana Pendukung Petani

    20/05/20, 02:42 WIB Last Updated 2020-05-24T20:48:48Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Foto : Kepala Dinas Pertanian Kab. Banggai, Ir. H. Usman Suni, M.M

    "Stok beras sampai bulan Juni di perkirakan 200 ribu ton, cuma kita harus kendalikan penyaluran beras kita jangan sampai beras kita keluar daerah yang lebih banyak. Kita sendiri yang repot kekurangan stok pangan, takut macam tahun kemarin terjadi lonjakan harga 700 rb satu karung (50 kg) dan jadi keresahan bagi masyarakat," kata Usman Suni.


    TRIBUANANEWS.COM | Banggai - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banggai, Ir. H. Usman Suni, M.M di tengah Pandemi Covid-19 mengatakan, stok pangan di Kabupaten Banggai untuk sementara ini masih aman.

    "Kita sudah survey di rumah-rumah petani yang baru panen, cukup masih banyak stok tapi memang mesti harus dikendalikan jangan sampai jumlah yang keluar daerah lebih besar, hal itu bisa membuat kita sendiri nantinya kewalahan sebelum masa panen berikutnya. Jadi perlu ada batasan kuota berapa banyak produksi kita yang harus keluar. Kita juga tidak bisa langsung menutup akses buat petani, kasian berasnya nanti menumpuk siapa yang beli," tutur Usman Suni, Selasa (19/5).

    Kalau kita, lanjutnya, tidak diberikan kelonggaran sedikit cuma harus di perhitungkan kebutuhan daerah. Kita penuhi, kita jaga stabilitasnya bersama-sama dengan tim PPID dan bulog supaya peran bulog makin kita tingkatkan untuk membeli beras petani untuk penyaluran beras keluar daerah.

    Semetara itu kita perlu kendalikan takutnya nanti akan terjadi pembelian besar-besaran yang kemudian bisa memicu harga beras bisa meningkat naik, itu yang kita jaga, jadi kita bukan melarang untuk membeli tapi kita mengendalikan agar stok pangan masa panen berikutnya, untuk keperluan daerah sudah terpenuhi. Kemudian, kita lihat stok beras yang tersedia, baru kita distribusikan keluar.

    "Stok beras sampai bulan Juni di perkirakan 200 ribu ton, cuma kita harus kendalikan penyaluran beras kita jangan sampai beras kita keluar daerah yang lebih banyak. Kita sendiri yang repot kekurangan stok pangan, takut macam tahun kemarin terjadi lonjakan harga 700 rb satu karung (50 kg) dan jadi keresahan bagi masyarakat," kata Usman Suni.

    Namun demikian, dia akan menggenjot kebutuhan stimulan sarana pendukung petani agar dapat meningkat hasil pertanian yang dapat memuaskan bagi petani.

    Sementara itu, I Made Edi Kusnaedi ketua kelompok tani Desa Purwo Agung, Kecamatan Masama sangat mengapresiasi pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Banggai yang sangat perhatian dengan masyarakat petani.*

    Laporan : Yudi 
    Editor : Bachtiar



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan