• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sepeda Motor Bertabarakan Dengan Mobil Truck Box, Dua Orang Meninggal Ditempat

    11/05/20, 19:59 WIB Last Updated 2020-05-11T13:00:37Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Simalungun - Akibat kurang berhati hati saat berkendara di jalan umum dua kendaraan R4 dan R2 bertabrakan.

    Dua pria pengendara motor Honda Mega Pro BK 5565 TT tewas setelah kendaraan mereka bertabrakan dengan truck Isuzu BK 8882 BG, di Jalan Medan, KM 12-13, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, pada Senin (11/5/2020), sekitar pukul 09.30 Wib.

    Isiden ini  berjarak beberapa ratus meter saja dari lokasi pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar.

    Kedua pria yang terkapar di badan jalan itu disebut-sebut adalah karyawan PT Waskita Karya yang sedang mengerjakan pembangunan jalan tol.

    Kecelakaan itu juga mengakibatkan pengemudi truk Isuzu yang mengangkut es kristal mengalami patah kaki.

    Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, awalnya kedua pengendara Honda Mega Pro datang dari arah Pematang Siantar menuju pos pengamanan lalu lintas Simpang Merangir, Kecamatan Dolok Batu.

    “Kencang orang itu dari arah Siantar, padahal jalan sini kan agak macet karena ada 2 truk semen itu berhenti,” kata seorang warga dilokasi kejadian.

    Pengendara Honda Mega Pro diduga hendak mendahului kendaraan yang berjalan di depannya. Namun saat bersamaan, truck box Isuzu pengangkut es kristal datang dari arah berlawanan dan naas sepeda motor tepat menghantam kabin sebelah kanan truk tersebut.

    Dan kedua pria yang mengenakan seragam warnah merah itu langsung terpental ke jalan. Darah segar pun langsung mengalir di badan jalan.

    “Dua orang berboncengan tadi langsung meninggal, sedangkan supir truknya patah kaki dan benturan pada kepala. Sekarang di rawat d RSU Mina Padi Jalan Medan, Kecamatan Tapian Dolok,” katanya.

    Petugas yang berjaga di Pos Lantas Simpang Merangir segera menangani insiden tersebut. Sejumlah personel Sat Lantas Polres Simalungun juga tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.

    Warga sekitar meminta PT Waskita Karya agar menugaskan seorang karyawan sebagai pengatur lalu lintas di sekitar proyek jalan tol yang sedang dibangun agar kecelakaan serupa tidak terjadi.

    “Seharusnya disiapkanlah petugas mengatur lalu lintas, agar tak ada lagi korban seperti ini,” ujar pria yang tak bersedia menyebut nama itu.

    Atas musibah itu awak media mencoba konfirmasi ke PT. Waskita Karya yang berada di Jalan Medan, Kecamatan Tapian Dolok. Namun, seorang security di perusahaan tersebut mengatakan Humas PT Waskita yang bernama Roni Siregar sedang tidak berada di tempat.

    “Nggak ada bapak itu,” katanya sambil meminta awak media untuk meninggalkan nomor yang bisa dihubungi.

    Sementara itu, Kanit Laka Sat Lantas Polres Simalungun, Ipda Ramadhan Siregar, saat di minta konfirmasi mengatakan, jenazah kedua korban sudah dibawa ke RSUD Djasamen Saragih.

    “Korban meninggal dunia bernama Adi Putra (41 thn), warga Paya Lombang, Kecamatan Bamban, Serdang Bedagai dan Eko Setiawan (36 thn) warga Desa Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Batubara,” jelasnya.

    Sedangkan pengemudi truk bernama Hasyim (43 thn) warga Desa Kota Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Serdang Bedagai, mengalami luka ringan dan berobat jalan.* (Boy F. Pandiangan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan