• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    PKK Pallangga Siapkan 200 Nasi Box Setiap Hari

    11/05/20, 12:40 WIB Last Updated 2020-05-11T05:40:11Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM|Gowa - Tim Penggerak PKK Kecamatan Pallangga menyiapkan nasi box 150-200 setiap harinya sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa mulai berlangsung pada Senin (4/5) lalu.

    Ketua TP PKK Kecamatan Pallangga, Hj Rismawati Kadir Nyampa menjelaskan bahwa untuk menyiapkan nasi box sebanyak 150 hingga 200 ia tidak membuka donasi dari pihak manapun.

    "Kami tidak open donasi, jadi bahan makanan ini kami siapkan secara pribadi sesuai permintaan masyarakat yang membutuhkan di Pallangga," jelas istri Camat Pallangga, Taufik M. Akib ini.

    Ia menambahkan, dapur umum yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Pallangga ini dilakukan dengan melibatan para pengurus dan kader PKK kecamatan, kelurahan dan Desa, Persit dan Bhayangkari Kecamatan Pallangga.

    "Nasi box yang telah kami siapkan ini untuk masyarakat Pallangga yang terdampak Covid-19, yang kami distribusikan bersama para kader PKK, Karang Taruna, Peduli Gowa dan Srikandi PP," jelas Risma saat dihubungi via whatsapp Minggu (10/5).

    Ia berharap keberadaan dapur umum ini diharapkan tidak ada lagi masyarakat Pallangga yang kelaparan dan tidak ada lagi yang keluar rumah.

    "Kami harap masyarakat yang terdampak dapat terbantu dengan adanya makanan yang disediakan dapur umum sehingga mereka tidak perlu keluar rumah, mematuhi aturan PSBB demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Pallangga," harap Ketua PKK Kecamatan Pallangga ini

    Hal yang sama disampaikan oleh Camat Pallangga, Taufik M Akib bahwa keberadaan dapur umum ini bisa membantu warga prasjehatera yang belum mendapatkan bantuan.

    "Bantuan berupa nasi dos dari dapur umum diperuntukkan bagi mereka yang tidak terdata dalam program-program sosial dikarenakan tidak memiliki Kartu Keluarga dan juga bagi mereka yang terdampak Covid-19," jelas Taufik.*

    (Abidin Dg Talli)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan