masukkan iklan disini
"Diingatkan kepada seluruh kades dan lurah sehubungan dengan cuaca extrim yang terjadi saat ini (Badai) diminta agar melaporkan pada kesempatan pertama kepada Camat Natal apa bila terjadi kerusakan diwilayah masing - masing serta proaktif memantau wilayah masing - masing," kata Riplan Nasution, Selasa (19/5).
TRIBUANANEWS.COM | Mandailing Natal - Kecamatan Natal di terjang badai kencang pada Selasa sore (19/5). Musibah ini terjadi menjelang berbuka puasa sampai menjelang Sholat Isa di wilayah pesisir Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal yang mengakibatkan hotel dan rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, serta tumbangnya pohon kelapa.
Sesuai informasi yang dapat di himpunan Tribuananews.com dari salah seorang warga setempat, Sukri mengatakan, "badai yang sangat kencang terjadi saat menjelang berbuka puasa dan mengakibatkan bangunan hotel Samudera Indah yang terletak di Desa Panggautan Kecamatan Natal mengalami kerusakan yang sangat parah. Dari jumlah kamar hotel yang mengalami kerusakan sebanyak 10 kamar yang atapnya terbang, bahkan bangunan kamar hancur," papar Syukri.
Lanjut Syukri, "selain itu, di Pasar Natal los pasar juga rubuh dan menghantam 1 buah rumah warga. Ada juga pohon kelapa yang tumbang di Desa Panggautan Arutaba yang menimpa rumah warga. Selain itu, pohon kelapa tumbang juga terjadi di Jalan Lintas Pantai Barat tepatnya berada pada Desa Panggautan hingga menimpa tiang listrik dan mengakibatkan padamnya listrik sampai saat ini," jelasnya.
Sementara itu, Camat Natal Riplan Nasution, S.Sos yang di hubungi melalui sambungan WhatsApp'nya membenarkan kejadian ini, dan dia juga mengimbau seluruh kepala desa dan lurah agar tanggap terkait extrimnya cuaca yang terjadi saat ini.
"Diingatkan kepada seluruh kades dan lurah sehubungan dengan cuaca extrim yang terjadi saat ini (Badai) diminta agar melaporkan pada kesempatan pertama kepada Camat Natal apa bila terjadi kerusakan diwilayah masing - masing serta proaktif memantau wilayah masing - masing," kata Riplan Nasution, Selasa (19/5).
Dalam musibah ini belum diketahui berapa jumlah kerugian materil, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini Pemerintah Kecamatan sedang melakukan pantauan pada titik kejadian lainnya.*
Laporan : Sudirmin Nasution
Editor : Bachtiar

