• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kapolresta Akan Tindak Korupsi BLT Hukuman Mati

    09/05/20, 21:27 WIB Last Updated 2020-05-09T14:27:45Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Denpasar -  Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H.saat sambang dan silaturokhim  ke Desa Adat Renon yang terletak di Jalan Tukad Badung Denpasar selatan yang didampingi Kapolsek Denpasar selatan dan Pejabat Utama, Sabtu (9/5).

    Kegiatan ini sebagai upaya menjaga keamanan wilayah tetap kondusif  dengan adanya kedatangan PMI (Pekerja Migran Indonesia) ditengah pandemic virus Covid-19 diwilayah Renon yang sampai dengan saat ini sudah ada 46 jiwa PMI dan ABK yang dalam pengawasan satgas penanganan Covid-19 Renon.

    Kapolresta Denpasar sangat mengapresiasi kepada Bendesa Adat dan warga Renon yang sudah menerima dengan baik keberadaan para PMI diwilayahnya tanpa ada penolakan seperti diwilayah lain, serta satgas penanganan covid-19 sudah berupaya bekerja dengan maksimal.

    Dirinya juga menyoroti akan adanya bantuan dari pemerintah berupa BLT (bantuan langsung tunai) yang dalam waktu dekat akan disalurkan kepada warga terdampak Covid-19.

    Kepolisian dalam hal ini Polresta Denpasar akan melakukan pengawasan penyaluran bantuan tersebut diwilyahnya dan apabila ditemukan ada pelanggaran akan dikenakan sanksi hukum.

    “Terkait BLT yang akan disalurkan pemerintah kami akan lakukan pengawasan dan apabila ada yang korupsi dalam situasi darurat hukumannya adalah hukuman mati, ini harus kita ingatkan kepada masyarakat baik yang menerima maupun pelaksana,” ucap Kapolresta Jansen Avitus Panjaitan.

    Dalam situasi sekarang Polresta Denpasar dan jajaranya akan terus meningkatkaan kegiatan rutin terutama Patroli dan polisi tidak segan akan memberikan tindakan tegas bagi para pelaku kejahatan saat pandemic seperti saat ini.

    “Kami harap masyarakat memberi dukungan dengan langkah kami tegas terhadap para pelaku kejahatan agar situasi keamanan wilayah kita tetap kondusif,” tegasnya.

    Bendesa Adat Renon I Made Sutama menyampaikan bahwa sampai saat ini wilayahnya sangat terbuka dalam menerima kedatangan PMI dan sudah sesuai dengan protap pemerintah dalam penanganan covid -19 dengan bekerjasama dengan aparat keamanan khususnya Polsek Denpasar Selatan yang sudah berjalan dengan baik sampai saat ini.

    Namun, memang masih terdapat beberapa masalah seperti keberadaan warga luar yang mencari nafkah diwilayah Renon agar tidak menimbulkan keresahan dalam hal ini satgas gotong royong terus memberikan edukasi sesuai dengan imbauan Pemerintah ditengah wabah corona.*

    (lskandar/Udiana)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan