masukkan iklan disini
"Kami Pemerintah Desa Laigoma menganggarkan 19 unit perahu nelayan jenis viber - katintin melalui Dana Desa tahun 2019 lalu dan sementara masih dikerjakan di kota Ternate. Jadi bukan tidak dikerjakan sebagaimana yang dituduhkan oleh sebagian warga saya," kata Makbul kepada Tribuananews.com, Senin (18/5) melalui sambungan telephone genggamnya.
TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Keluhan warga nelayan atas terlambatnya pengadaan 19 unit perahu katintin di klarifikasi oleh Kepala Desa (Kades) Laigoma Kecamatan Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara.
Pengadaan perahu nelayan 19 unit jenis viber / katintin melalui Dana Desa (DD) tahun 2019 tahap pertama, namun hingga kini perahu tersebut tak kunjung datang. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh warga desa setempat, dan telah diberitakan sebelumnya melalui Tribuananews.com, edisi Minggu (17/5).
Kades Laigoma, Makbul Saleh mengatakan, "Kami Pemerintah Desa Laigoma menganggarkan 19 unit perahu nelayan jenis viber - katintin melalui Dana Desa tahun 2019 lalu dan sementara masih dikerjakan di kota Ternate. Jadi bukan tidak dikerjakan sebagaimana yang dituduhkan oleh sebagian warga saya," kata Makbul kepada Tribuananews.com, Senin (18/5) melalui sambungan telephone genggamnya.
Pernyataan Kades tersebut sebagai bentuk klarifikasi terhadap keluhan sebagian warganya atas keterlambatan pengadaan 19 unit perahu nelayan melalui berita yang ditayangkan Tribuananews.com, pada edisi Minggu (17/5) kemarin.
Makbul menjelaskan, keterlambatan pembuatan 19 unit perahu nelayan tersebut karena antri sesuai pesanan pada agen pembuatan di kota Ternate.
"Kebetulan saya pesan terakhir, dan ada yang memesan lebih dulu dari saya," ungkapnya.
Lanjut Makbul, "sampai saat ini baru 12 unit perahu yang selesai dikerjakan, dan untuk mesin dan perlengkapan lainnya saya sudah siapkan semuanya, tinggal menunggu selesainya 19 perahu nelayan tersebut dikerjakan," tutup Makbul.*
Laporan : Ade Manaf
Editor : Bachtiar

