masukkan iklan disini
"Saya berharap pada pemerintah dan dinas terkait agar memperhatikan kondisi para kera yang kelaparan, agar kera - kera itu tidak mengganggu warga kampung di sekitarnya," kata Kades Solear.
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang - Pemerintah Kecamatan Solear bekerja sama dengan Karang Taruna dan KNPI, menyambangi dan sekaligus memberikan makanan kepada para kera ekor panjang di lokasi Taman Keramat Solear, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, Rabu, (27/05/2020).
Seperti diketahui di tengah pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diwilayah Kabupaten Tangerang yang telah memasuki jilid 2, taman wisata religius Keramat Solear untuk sementara waktu ditutup untuk umum.
Camat Solear H. Sony Karsan, S.Sos., M.M., mengatakan ditengah pandemi Covid-19 bukan hanya manusia saja yang terkena dampaknya, seperti kera ekor panjang yang ada di taman religius wisata Keramat Solear dan pemberlakuan PSBB yang telah diterapkan maka untuk sementara lokasi wisata taman solear ditutup untuk umum.
"Sejak diberlakukannya PSBB di Kabupaten Tangerang, taman religius keramat Solear ditutup sementara waktu, imbas nya tidak ada pengunjung yang datang, sehingga secara otomatis para kera berekor panjang kekurangan makanan, dan membuat para kera ini sedikit kelaparan, untuk mengantisipasi itu, maka kami memberikan makanan berupa singkong yang telah direbus agar mereka tidak mengganggu warga kampung sekitarnya," ujar Camat Solear H. Sony Karsan.
Sementara di waktu yang sama Kepala Desa Solear Madromi mengatakan alhamdulillah pemerintah Kecamatan Solear peduli dengan hewan kera ekor panjang yang berada di taman religius Keramat Solear ini.
"Saya ucapakan terimakasih atas kepedulian dari pihak Kecamatan, sudah berkunjung dan sekaligus memberi makanan terhadap kera, semoga dengan di beri makanan kera ini tidak akan mengganggu warga sekitarnya," kata Madromi.
Wahyudi, warga Kampung Solear, Desa Solear menuturkan bahwa kera ekor panjang yang ada di taman religius Keramat Solear kerap kali masuk ke perkampungan dan meminta makan. mungkin ini dampak Virus Corona sehingga tidak ada pengunjung yang datang yang biasanya para pengunjung selalu membawa makanan buat para kera.
"Sering kali kera ekor panjang yang berjumlah kurang lebih 1000 ekor ini datang kerumah saya karena mungkin mereka kelaparan, kadang subuh sudah ada di depan pintu rumah, mereka mengambil apa saja yang dapat mereka makan," tutur Wahyudi.
Madromi, Kepala Desa Solear berharap semoga Covid-19 ini cepat berlalu dan bisa normal kembali sehingga taman wisata Keramat Solear bisa di buka kembali untuk umum, sehingga secara tidak langsung para pengunjung bisa memberikan makanan pada kera.
"Saya berharap pada pemerintah dan dinas terkait agar memperhatikan kondisi para kera yang kelaparan, agar kera - kera itu tidak mengganggu warga kampung di sekitarnya," pungkas Kades Solear.
Laporan : Supriyadi (Apang)
Editor : Habibi


