• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemkab Ketapang Resmikan Rumah Singgah Pemantauan Covid-19

    15/04/20, 23:23 WIB Last Updated 2020-09-08T16:24:31Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM I Ketapang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang resmikan rumah singgah pemantauan Covid-19, rumah singgah tersebut eks kantor PT BSM yang berlokasi di jalan Lingkar Kota Desa Sukaharja Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, rabu (15/4).

    Diresmikan nya rumah singgah bertujuan untuk pasien Orang Tanpa Gejala (OTG), hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) ketapang Farhan.

    "rumah singgah ini tujuan nya adalah menempatkan pasien yang  berstatus OTG, memang sampai saat ini OTG tersebut ditempatkan dirumah sakit berjumlah Sembilan orang, Dua orang nya di isolasi dirumah, nanti kita akan jemput dan kita berikan pemahaman untuk dibawa kerumah singgah covid-19," jelas Farhan.

    Ia melanjutkan, kita tidak mau orang berstatus OTG ada di pemukiman, dan mereka mengisolasi diri sendiri, barang kali kamar nya tidak standar dan sebagai nya, dengan demikian, rumah singgah ini kita tempat kan untuk mereka mereka yang berkatagori OTG yang sudah kita data.

    " kita meminta dengan kesadaran diri sendiri mereka supaya mau ditempatkan disini dan kita akan rawat," ujar Farhan.

    Lebih lanjut, kata Farhan, untuk fasilitas dirumah singgah, ada 19 kamar dan semua kita lengkapi dengan AC, semua itu dengan standar Operasional prosedur didalam penanganan Covid-19 ini. Semua itu pemerintah yang akan membiayai.

    " bukan hanya pasien saja yang berada dirumah singgah ini, untuk perawat, semua puskesmas yang berada radius dalam kota akan kita tempat kan disini termasuk perawat perawat yang lain, dan ada satu dokter penanggung jawab termasuk dari dinas kesehatan," paparnya.

    Farhan menambahkan, Catatan penting adalah, makanan mereka itu akan dikirim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Agoesdjam Ketapang.

    " kenapa dikirim dari sana, karena rumah sakit memiliki tenaga nutrisi, sehingga standar makan mereka sudah dipersiapkan disana," tutupnya.

    Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami menambahkan, untuk OTG sendiri baru 11 orang, hasil dari rapid tes reaktif.

    " dari 11 orang, Dua orang mengisolasi diri dirumah sendiri, nanti nya yang 9 itu akan kita masukan di rumah singgah. Kemudian yang ODP semisal dirumah nya mereka tidak mampu dan sebagainya bisa kita masukan juga disini," kata Rustami.*


    Editor : Erwin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan