masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Bogor -
Dede Malvina, akhirnya turun langsung ke pasar untuk melakukan sosialisasi dan giat edukasi kepada para pedagang pasar tradisional Desa Bojonggede Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
Hal ini dilakukan atas kelanjutan edaran Bupati Bogor, No. 510/785/2020 tentang pembatasan waktu operasional pusat perbelanjaan di Kabupaten Bogor.
Adapun Dalam hal sosialisasi ini, yang mana dilaksanakan untuk area pasar tradisional Bojonggede, karena dimana sebelumnya, bahwa beredar isu, yang mengatakan pasar tradisional Bojonggede di tutup untuk sementara, adapun alasannya dikatakan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid 19).
Namun hal itu, langsung di bantah oleh Dede Malvina Kepala Desa Bojonggede, atas beredarnya isu yang disebarkan tersebut.
" Saya katakan, bahwa pasar tradisional Bojonggede bukan di tutup, seperti isu yang beredar selama ini, melainkan hanya dikurangi atau di berikan batas waktu operasionalnya, yakni mulai dari pagi jam.04.00 wib, hingga siang jam.12.00 wib, karena pasar pangan itu, tidak mungkin akan di tutup, jadi hanya batas operasionalnya saja yang kita kurangi, adapun alasannya adalah untuk melakukan pencegahan virus corona (Covid 19) yang mana akhir-akhir ini semakin luas penyebarannya," imbuhnya.
Disamping melakukan Sosialisasi kepada para pedagang pasar tradisional Bogonggede, Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina juga sekaligus memberikan himbauan kepada para pedagang Kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, agar pindah dan masuk ke dalam area pasar, dan juga sekaligus meminta agar semua para pedagang, menggunakan masker dalam melayani pembeli, hal ini demi menjaga para pedagang dan begitu juga para pembeli, agar lebih aman dari penyebaran virus corona.
Selanjutnya Dede Malvina juga mengatakan, bahwa dalam pencegahan virus corona di Desa Bojonggede, maka sosialisasi kepada warga, akan terus digiatkan, sehingga masyarakat benar-benar faham atas bahaya nya virus corona yang terjadi saat ini, apalagi menurut Dede Malvina, bahwa saat ini Desa Bojonggede sendiri sudah masuk dalam zona merah, sehingga saat ini sudah terdapat ODP berjumlah 20 orang, dan PDP berjumlah 6 orang, walaupun kita ketahui sekarang sudah di tangani oleh pemerintah Kabupaten Bogor,
Selain itu, Dede Malvina juga mengatakan, bahwa di Desa Bojonggede sendiri saat ini, di mana sudah ada salah satu warga yang terpapar positif, yakni berjumlah 1 orang, namun Dede Malvina bersyukur, karena baru-baru ini, mendapat kabar, bahwa status pasien tersebut, dinyatakan sudah menjadi negatif, tidak lain semua ini, karena atas upaya, Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam menangani dan memerangi virus corona di Kabupaten Bogor.
Sehingga kedepannya nanti, menurut Dede Malvina, bahwa Pemerintah Desa Bojonggede, dalam melakukan sosialisasi dan memberikan Informasi kepada masyarakat, tentang bahayanya virus corona ini, akan terus digiatkan kepada masyarakat, sehingga nantinya masyakat, benar-benar memahami, bahwa begitu mudahnya penularan dan penyebaran virus corona, bila kita masyarakat sendiri, tidak berhati hati dalam menjalankan aktifitas sehari hari, agar aman dari penyebaran virus corona.
Adapun Edukasi ini nantinya, menurut Dede Malvina, akan dilakukan oleh tim relawan satgas covid 19 Desa Bojonggede, dimana juga di bantu oleh Trantib Kecamatan Bojonggede, Kapolsek Desa Bojonggede dan Koramil Bojonggede.*( Hotma Lingga. T)



