• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Camat Babakan Madang Melaksanakan Rapat Khusus Terkait Covid 19 Di Tengah Terik Matahari

    admin
    09/04/20, 08:36 WIB Last Updated 2020-04-09T01:36:46Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Bogor -
    Kecamatan Babakan Madang mengadakan rapat khusus mengenai pembahasan situasi kondisi di wilayah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, terkait pencegahan Covid 19 di lakukan di tengah terik matahari yang  dilaksanakan Rabu (8/4/2020), adapun acara tersebut di hadiri dari jajaran Muspika, UPT Dinas Kesehatan, Kepala Desa, BPD, unsur TNI dan POLRI.

    Menurut Camat Kecamatan Babakan Madang, Cecep Imam Magarasid, bahwa dalam rapat khusus yang dilaksanakan di depan Kantor Kecamatan Babakan Madang, yang dilakukan sengaja di tengah terik matahari, karena menurut Dinas Kesehatan bahwa berjemur diatas jam 10.00 wib, akan bisa juga membuat kita menjadi sehat, apalagi saat ini dimana sedang terjadi wabah covid 19, sehingga ini menjadi salah satu upaya dalam pencegahannya, namun tetapi menurut Cecep, bahwa sebelum rapat ini dilaksanakan, sudah di usulkan kepada para Kades, BPD, UPT Dinas Kesehatan dll, yang mengikuti rapat, dan semua menyepakatinya,  selain itu juga Cecep menjelaskan dimana dilakukan rapat di tengah terik matahari, sekaligus juga untuk melakukan pembatasan jarak (Sosial Distancing) dalam acara rapat tersebut.

    Dalam rapat khusus ini sendiri dilakukan karena ada beberapa hal yang dianggap urgent dan perlu di sampaikan kepada para Kepala Desa. 

    Sehingga nantinya, apa yang di perintahkan Camat sebagai pimpinan di Kecamatan Babakan Madang, meminta kepada para Kepala Desa agar menyikapi, dan menindak lanjutinya.

    Adapun ini dilakukan, tidak lain adalah, untuk Menindak lanjutii intruksi dari Presiden, intruksi Gubernur dan surat dari Bupati, bahwa semua sepakat, untuk di bulan maupun tahun ini, Kecamatan Babakan Madang, fokus dalam penanganan pencegahan atas mewabahnya virus corona.

    Cecep juga menyampaikan, bahwa dalam penanganan pencegahan virus corona ini, sudah di mulai dari pembentukan Gugus di tingkat RW, Desa dan Kecamatan, yang mana nantinya di harapkan agar semua bersatu padu, bersama-sama  memerangi, mencegah, menanggulangi masalah virus covid 19, yang ada di Kecamatan Babakan Madang.

    Sedangkan untuk Kecamatan Babakan Madang sendiri, menurut Cecep Imam Magarasid, bahwa sampai hari ini, rilis dari Pemerintah Kabupaten Bogor, mengenai penyebaran virus corona di Kecamatan Babakan Madang, belum ada yang terdampak atau yang menjadi korban, sehingga masih dinyatakan zona hijau, 

    "Jadi dengan di bentuknya Gugus virus corona di tingkat RW, mudah-mudahan semua data, semua penanganan, semua perencanaan agar lebih matang lagi, ketika kita mau melakukan gerakan penanganan covid 19 di tingkat Kecamatan," ujarnya.

    Untuk program Jaring Pengaman Sosial (JPS), yang mana di intruksikan oleh Presiden Jokowi, melalui Menteri Sosial, Cecep mengatakan, bahwa sudah melakukan pendataan.

    " Jadi ada bantuan dari Provinsi, dan juga ada bantuan dari Presiden, dimana nanti bantuan yang tidak terakomodir dari bantuan Provinsi, maka akan di tangani bantuan dari Presiden, dan mungkin juga nanti, bantuan tersebut juga turun dari Pemerintah Daerah Kabupaten, namun bentuk bantuan yang di berikan nanti, belum bisa dipastikan seperti apa, dan masih dalam pertimbangan, dan mudah-mudahan nanti semua terbuka, dan bagi penerima bantuan akan di berikan by name, by address, objektif, dimana bantuan tersebut langsung di terima oleh si penerima manfaat yakni masyarakat," imbuhnya.

    Namun saat ini, menurut Cecep, kalau di Kecamatan Babakan Madang, sedang dilaksanakan pendataan semua warganya, walaupun sebelumnya masih ada terjadi dualisme dalam pelaksanaannya di lapangan, dimana dalam pendataan warga yang menerima bantuan tersebut, ada yang dibatasi atau di berikan quota untuk setiap desa, namun ada juga desa lain, yang mana dalam melakukan pendataan warganya tidak dibatasi quota nya, 

    "Tapi pada prinsipnya, saya sarankan kepada semua Desa, agar semua masyarakat yang terdampak terhadap covid 19,  diharapkan untuk di data semua dengan baik, apakah itu masyarakat miskin atau masyarakat yang baru miskin, yang dalam arti baru miskin itu, dimana tadinya bekerja dan sekarang tidak bekerja, itu menjadi sasaran desa dalam melakukan pendataan warga," jelasnya.

    Namun begitu, Cecep juga menjelaskan kalau nantinya bantuan dari Provinsi maupun Presiden tidak terserap kepada semua warga yang sudah dilakukan pendataan di semua desa, Cecep menambahkan kalau sebelumnya Pemerintah Daerah Kabupaten telah melaksanakan rapat terbatas antara Camat, Bupati dan Muspida, bahwa semua masyarakat yang terdampak covid 19, akan diupayakan dapat perhatian dari Pemerintah. *(Hotma Lingga.T)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan