masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Belitung Timur - Mantan Bupati Belitung Timur Khairul Effendi, Disela sela waktunya, ketika ditemui di A1.Bukit.Samak bersama Yusman dan Akiong kelakar santai, Khairul Effendi resfek memberikan suatu pandangan tersendiri tentang Pilkada 2020 yang diambang pintu, beliau merespon dari sudut pandang untuk kedepannya, SDM, SDA, Seni, tambang serta pasilitas dan ekonomi .
Khairul Effendi, menuturkan beberapa fakta "saya mungkin belum bisa memastikan ikut atau tidaknya di Pilkada nanti, tapi bukan bearti memastikan tidak akan mencalonkan, karena itu masih dalam tanda tanya. Dipastikam posisi untuk sekarang banyak mesti dipertimbangkan, selaku mantan Bupati Belitung Timur saya ikut prihatin dengan kondisi yang ada saat ini, demi dan untuk Beltim lebih baik kedepannya perlu kita perbaiki untuk jangka waktu kedepannya ," terang Khairul .
Mengenai tambang di Beltim ini, dan perkembangan ekonominya diahir ahir sekarang saya ikut merasakan, alangkah besar pengaruhnya .Dulu saya berprinsip tambang adalah Dewa Siwa yang setiap saat merusak perkembamgan Ekosistim Lingkungan, tetapi kenyantaannya bebeda, ketika kita menyadari justru peralihan tambang dari monopoli Pt. Timah menjadi tambang rakyat atau sekarang di singkat dengan T.I ,diperbolehkannya swasta tanpa kita sadari dampak cukup luas dan sekarang bisa mengangkat martabat masyarakat Beltim .
"Salah satu contoh yang dulunya masyarakat didesa biasa saja, dengan adanya tambang rakyat ataupun T.I sekarang masyarakat bisa merasakan sendiri, dengan menambang banyak poin poin positip yang didapat, dari hasil tambang masyarakat didesa mereka bisa untuk membangun rumah beli mobil, itu contoh fakta yang ada ," ungkapnya sabtu (08/03/2020) .
Seharusnya dengan pembinaan penambang yang ada diarahkan dengan bekerjasama ke pihak PT. Timah jadi tidak perlu penambang itu dilarang .Dengan pemodal-pemodal yang ada seperti PT. Timah menjadi pembinaan sebagai kakak angkat dari penambang yang ada, dibawa pengawasan mengarahkan keselamatan kerja serta tehnik tambang yang benar untuk solusi terbaik .
Ada beberapa hal perlu kita kaji, Beltim adalah daerah tambang seharusnya pemimpin wilayah bisa membina dan mengatasi, supaya terjadi kebijakan, karena perlu dirangkul Beltim ini, selain tambang ada bermacam Wisata, hasil laut, dan seni budaya supaya terealisasi, semua tetap berjalan walaupun dengan menset yang beda, terkait wisata nantinya .
Sementara itu Akiong sebagai penambang dan Yusman sebagai penasehat spiritual berpendapat yang sama dengan Khairul Effendi ketika dari beberapa sisi semua itu mesti realistis sebagaimana penambang berjalan wisata dan seni juga mengiringi tetap berjalan, ketika semua itu terlaksana otomatis wisata akan masuk dan investorpun tidak akan segan menanamkan modalnya, tidak menutup kemungkinan wisata yang datang ingin melihat dan mengetahui cara menambang Timah langsung, juga imgin melihat mangrove bakau, seni adat budaya dan keindahan pantai Belitong ,"jelas Akhiong. *(Pitoysht)


