masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Sampang - Setelah bupati sampang menggelar rapat kordinasi (rakor) bersama tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren guna meminta untuk menunda acara kegiatan-kegiatan keagamaan upaya pencegahan covid-19, kini pondok pesantren buqatul mubarokah ikut berpartisipasi, dan menunda acara haflatul imtihan.
Dengan diperpanjangnya darurat virus corona Disease (Covid-19) berdasarkan Maklumat Kapolri nomor MAK/2/III2020 tertanggal 19 Maret 2019 dan surat edaran Bupati Sampang nomor 440/655/434.203/2020 tertanggal 16 Maret 2020. Dan berdasarkan hasil rapat bersama ketua yayasan, dewan Guru, dan perwakilan wali murid pada tanggal 27 Maret 2020/ 02 Syakban 1441 H. Maka pelaksanaan Haflatul imtihan pesantren Buqatul Mubarokah Sampang berlokasi Di jalan bunga manis Bistah desa Pakalongan, kecamatan sampang, kabupaten sampang,yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Selasa malam Rabu tanggal 14 April 2020/ 20 Syakban 1441 H. Di undur pada bulan Mei 2020/ Syawal 144H.
Hal tersebut di sampaikan oleh Idris Amir wakil pengasuh Pesantren BUQ'ATUL Mubarokah yang juga ketua Barisan Gus dan santri (BAGUS) Kabupaten Sampang. Ia beranggapan bahwa keselamatan di utamakan dari segalanya, mengingat bahwa virus corona mudah menyebar melalui hal kerumunan massa yang relatif, senin. (30/03)
Lanjut idris, sebagai upaya untuk mencegah penularan virus corona acara haflah di undur sampai waktu yang akan di tentukan di kemudian hari.
"Di sisi lain sebagai bangsa yang taat kepemerintahan dan menjunjung tinggi peradaban, tentunya kita harus mematuhi aturan dan kebijakan yang di sampaikan pemerintah pusat ,"tambahnya.
" saya sangat mengapresiasi setinggi tingginya kepada pemerintah Kabupaten Sampang yang cepat dan tanggap membentuk team khusus penanganan Covid-19," ungkapnya.
"Dengan demikian asas kepentingan bangsa dan keselamatan adalah hal yang utama mudah mudahan virus ini segera di hilangkan dari belahan bumi ini wabil khusus Indonesia tercinta ini," tandasnya.
*K-TaMiM*



