masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tolitoli - Proyek pondasi tembok penahan tanah (TPT) diareal jembatan Lais Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli hingga saat ini masih terbengkalai.
Dari pantaun media ini (28/02/20), masih belasan meter galian untuk pemasangan batu pondasi belum dikerjakan. Pekerja dan tukang pun sudah tidak berada dilokasi proyek, hanya timbunan pasir dan batu pondasi yang berhamburan disekitar areal jembatan. lubang galian untuk pemasangan batu pondasi penahan tanah pun digenangi air dan dibiarkan mengangah.
Menurut Ambo.T 45 thn salah seorang pekerja pondasi tembok penahan tanah (TPT) jembatan Lais, aktifitas pekerjaan ini sudah lama tidak berjalan dari akhir bulan desember 2019, dan gaji kami masih ada belum terbayarkan.
"Kami berharap pihak kontraktor agar bisa menyelesaikan sisa upah kerja kami guna memenuhi kebutuhan sehari-hari" tegas Ambo,T.
Penelusuran media ini, proyek yang bersumber dari dana APBN 2019 itu dikerjakan satu paket dengan jembatan Banagan dan Lais, sampai saat ini TPT Banagan baru sebulan dikerja ambruk disapu banjir dan belum ada perbaikan. Namun entah penyebabnya apa, sehingga proyek tersebut dibiarkan terbengkalai.
Saat dikonfirmasi dengan pejabat pembuat komitmen (PPK), Hikma via whatsapp engan memberi komentar. Serta beberapa kali ingin di temui dikantornya tak pernah berhasil dengan alasan lagi sibuk.
Begitupun kontraktor pelaksana jembatan Desa Lais, Faisal di konfirmasi lewat telepon selulernya belum memberikan tanggapan terkait pekerjaan pondasi tembok penahan tanah yang tidak selesai dikerjakan. * (Ags)


