masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Labuhan Batu Selatan - Memperingati Hari Pers Nasional (HPN ) tahun 2020 ratusan wartawan yang tergabung dalam aliansi komunikasi wartawan Labuhan batu selatan melakukan aksi damai di depan kantor bupati labuhanbatu selatan , desa sosopan kotapinang senin 10/ 02 / 2020 .
Para wartawan yg berunjuk rasa membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan : Kami meminta pertanggungjawaban sekda atas dana publikasi tahun anggaran 2019, Bupati jangan permainkan wartawan karena wartawan bukan alat permainan , Panggil dan periksa sekda labusel terkait sejumlah dana anggaran yang bermasalah awak media saja kau bohongi apalagi rakyat .
Khoirudin Nasution sebagai orator dalam orasinya, meminta kepada SEKDAKAB, zulkifli agar dapat hadir ditengah tengah para Demonstran, untuk memberikan kejelasan terhadap Dana Publikasi bagi wartawan pada tahun 2019 yang tidak kunjung dibayarkan padahal telah dianggarkan oleh humas dan protokoler sekda ditahun 2018 sebesar Rp 2.482.122.150.
Khoirudin Nasution juga meminta kepada SEKDAKAB LABUSEL zulkifli, agar mampu menjelaskan kepada wartawan terhadap biaya Operasional pers baik harian juga mingguan, dimana pihak humas dan protokoler setda menganggarkan Rp 48.000.000, pada tahun 2018, Namun biaya tersebut tidak pernah sampai ketangan wartawan.
Bukan itu saja, WARTAWAN juga meminta kepada pihak humas Bupati juga protokoler sekda terhadap Dana peliputan khusus yang juga dianggarkan kepada media cetak mingguan dan harian sebesar Rp 209.000.000, Namun hal ini juga tidak pernah diterima oleh pihak wartawan.
Sampai aksi berlangsung hingga jam 13 wib, Sekdakab Labusel tidak berani untuk menjumpai wartawan yang sedang melaksanakan aksi menuntut pertanggung jawaban anggaran yang telah dianggarkan oleh pihak humas serta protokoler sekda ditahun 2018.
Kapolsekta kotapinang kompol Darwing ginting berusaha untuk menenangkan pengunjuk rasa namun sia sia sebab pengunjuk rasa meminta dan bersorak " kami ingin sekda hadir disini dan kami ingin meminta pertanggung jawaban Sekda , kata pengunjuk rasa dengan suara keras.
Hingga berjam jam berorasi didepan kantor bupati namun sekda tak kunjung datang akhir nya aksi damai dilanjutkan di depan kantor DPRD disambut wakil DPRD H jainal harahap , H jainal harahap berjanji akan memanggil Sekda pada hari kamis tanggal 13 / 2 untuk rapat dengar pendapat .
Hingga berita ini diterbitkan sekda labuhanbatu selatan belum dapat dikonfirmasi Tribuananews.com terkait aksi tersebut .***( R Sitompul )


