masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Ketapang - Sejumlah rentetan permasalahan gagalnya pembangunan pelabuhan Pelindo Cabang Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, menjadi runcing hiruk pikuk dan terganggunya bongkar muat dipelabuhan tersebut.
Ditambah, semerautnya tata kelola sistem Pelindo Cabang Ketapang dalam menata kapal kapal yang mengangkut barang sembako dan lain lainnya.
Menjadi kisruh, lantaran sebagian pelabuhan dipakai untuk bongkar muat BBM solar dipelabuhan tersebut.
Menurut buruh bongkar muat kepada Tribuananews di Pelabuhan Induk Sukabangun, mereka merasa keberatan kalau Tongkang BBM solar itu bongkar muat di pelabuhan induk, pasalnya kapal bongkar di situ terbatas.
"Ini berkaitan dengan penghasilan kami, selain itu kita juga agak risih, salah sedikit bisa patal, sebab disamping ada tongkang yang berisikan BBM solar," cetus buruh pelabuhan itu, Selasa (4/2).
Namun sayangnya, saat dikonfirmasi ke pihak Pelindo, tak satu pun yang mau di wawancarai terkait masalah pelabuhan yang dikelola mereka, saling lempar seolah tak ada etika dan terkesan menghindar dari awak media.* (Erwin)


