• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Oknum Koki Salah Satu Rumah Makan Diduga Pukul Kasir Wanita Hingga Sobek Bibirnya, Lalu Kabur Dari Tempat Kerja

    admin
    22/02/20, 09:08 WIB Last Updated 2020-02-22T02:08:46Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Aceh Barat - Oknum Koki alias tukang masak California Fried Chiken (CFC) outlet Suzuya Mall Meulaboh nama inisial Rmd (24) asal Gampong Lhok Buya Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya pukuli seorang Karyawati bagian Kasir bernama Lili Fadheliani (23) asal Gampong Lapang Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat hingga sobek dibagian bibirnya pada Sabtu, 01 Februari lalu.

    Pasca pemukulan tersebut pelaku langsung kabur dari tempat kerjanya, hingga sekarang belum diketahui keberadaannya. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit oleh rekan - rekan kerjanya yang lain dan harus dijahit luka sobekan dibagian bibirnya sebanyak enam dari dalam, tiga jahitan dari luar.

    Lili Fadheriani selaku korban kena pukul menceritakan kejadian menimpanya kepada awak media ini Sabtu (22/02/20), kata Lili "Kejadiannya berawal dari kumpul bersama karyawan seraya membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) kerja, biasanya kalau salah sebutkan, maka perbaiki oleh rekan kerja lainnya. Saat oknum koki (Rmd red) untuk sebutkan SOP, tiga kali disebutkan salah, saat diperbaiki rekan lain dia tidak terima". Ujar Lili.

    Selanjutnya Lili "Pertengkaran  berawal (Rmd) menyebutkan kami semua dengan bahasa tidak terpuji "Babi", karena kasih tahu tentang SOP, karena disebutnya kami semua Babi, saya terus bilang kalau kami Babi berarti kamu Anjing, terus (Rmd red) tidak terima, lalu dia pukul saya tapi tidak mengenai saya. Terus dia ditegur sama Pimpinan kami bernama Heri. Heri bilang sama pelaku kenapa berkelahi sama perempuan, kan memalikan gitu". Paparnya.

    Lili menambahkan, akibat pertengkaran mulut berkelanjutan, akhirnya Rmd meninju korban mengenai bagian bibirnya, hingga sobek, sehingga harus dilakukan hetting dirumah sakit. Dan pukulan dibagian dada menyebabkan dirinya harus dikusuk tradisional beberapa kali.

    Saksi kejadian dilokasi bernama Rita, karyawati CFC outlet Suzuya Mall Meulaboh berhasil dikonfirmasi awak media ini malah berikan jawaban tidak bersahabat dengan awak media. Saat ditelepon, ia mengatakan lagi dijalan dan beleh dihubungi satu jam kemudian. Saat dihubungi kembali via telepon, tidak menjawab. Ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp malah beri jawaban "Saya rasa Konfirmasi saya ke Polisi udah lebih jelas Pak". Katanya.

    Selanjutnya, Rita malah bukan bantu keterangan kesaksian, tapi mengajak wartawan berdebat, malah ia katakan kepada wartawan "Kalau mau info lebih jelas, silahkan ke kantor Polisi". Tutupnya.

    Keluarga Korban biasa dipanggil dalam kdluarga Ayah Bit (45), juga sebagai adik kandung Ayah korban berhasil dihubungi awak media terkait kejadian ini berikan keterangan "Kami pihak keluarga merasa sangat kecewa terhadap kurangnya rasa tanggung jawab pihak perusahaan atas insiden menimpa anak kami Lili Fadheliani, saya merasa masih ada perusahaan diduga menganut sistem penjajah didaerah kami ini". Tegasnya.

    "Kami bukan keluarga tidak tahu aturan Negeri ini, kami tidak tinggal diam dalam rasa keadilan serta perlakuan perusahaan PT Pioneerindo Gourmet International. Tbk alias CFC tidak layak bagi karyawannya sakit. Kalau saksi tidak bersahabat dengan wartawan saat diminta keterangan kesaksiannya, barang kali ada dugaan saksi sudah disogok agar informasi tidak melebar, ada dugaan pencitraan perusahaan barang kali". Urai Ayah Bit.

    Sementara oknum pelaku telah melarikan diri, hingga saat ini bdlum diketahui kabar berita keberadaannya. Bahkan pihak media dan perusahaan CFC berusaha menghubunginya melalui tdlepon seluler, tetapi diluar jangkauan. (SAP)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan