masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Utara - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Bambang Soesatyo menggelar sosialisasi empat pilar MPR di Gedung Sopo Partukkoan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput-Sumut)Jumat, (7/2).
Dalam sambutannya, Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan nilai-nilai luhur Panca Sila sebagai dasar negara, idiologi, undang-undang dasar (UUD) 45, Negar Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.
"Acara hari ini merupakan bentuk bahwa kita berbeda tapi kita selalu sama. Drap langkah yang sama, sehingga tidak ada kata kamu, kami, tetapi yang ada adalah kita,"ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini untuk mengisi ruang memori kolektif bangsa agar senantiasa tetap tergugah bersama dengan semangat dan kesadaran berbangsa. Sebab tanpa upaya bersama dikhawatirkan nilai-nilai luhur dan jati diri kebangsaan lambat laun akan semakin tergerus dan terpinggirkan.
Empat pilar adalah, pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara,Bhineka Tunggal ika sebagai Simbol Negara,serta Tap MPR tentang NKRI sebagai bentuk Negara. " Indonesia ini milik kita semua, yg harus di jaga dan dirawat dgn semangat kesatuan dan persatuan,
"Sebab ke depan kita akan dihadapkan pada tantangan kehidupan kebangsaan yang sangat kompleks seiring dengan laju perkembangan jaman,"sebutnya.
Bupati Taput Nikson Nababan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang telah datang ke Taput.
Bupati mengungkapkan dalam dua bulan ini sudah ada tiga pejabat tinggi negara yang datang ke Taput, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, Menteri Sosial (Mensos), Juliari Peter Batubara, dan terkahir ketua MPR RI Bambang Soesatyo.
"Menurut kami ini bukan suatu kebetulan tetapi merupakan karunia Tuhan untuk Taput,"ujarnya.
Bupati berharap dengan kedatangan para pejabat tinggi negara ini ke Taput nantinya bisa mendorong dan mendukung berbagai program dan mimpi Taput untuk bisa ke depan mandiri dan berdikari.
"Mudah-mudahn dengan kedatangan para penentu kebijakan pusat ini, mimpi kita akan bisa terwujud. Seperti pembangunan jalan tol dari danau toba hingga tapanuli tengah agar dapat memudahkan para wisatawan datang ke tapanuli ini, serta pendirian UNIVERSITAS Negeri di Tapanuli raya ini, harapan kami atas kedatangan para pejabat tinggi negara ke taput ini mimpi kami bisa terwjud, sebut bupati. Usai sambutannya Bupati menyerahkan permohonan pendirian UNIVERSITAS NEGERI TAPANULI RAYA kepada ketua MPR RI dan langsung di tandatangani. Tongam parapat.
Teks Foto: Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo saat memasuki gedung Sopo Partukkoan Tarutung untuk menggelar sosialisasi empat pilar.


