masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Padangsidimpuan -Warga Perumnas Pijorkoling Kelurahan Pijorkoling Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, mengeluh karena suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ayumi hampir 4 Bulan mengalami kemacetan tidak efektif mengalir.
"Sudah hampir 4 Bulan lamanya air PDAM tidak mengalir, akibatnya kami terpaksa melangsir air untuk kebutuhan hidup sehari-hari, baik itu untuk air memasak dan minum, sedangkan untuk mandi terpaksa mencari tempat pemandian terdekat" ujar Bermarga Daulay dan bersama warga lainnya yg berdomisili di Lingkungan 3 dan 4 Perumnas Pijorkoling, Senin (13/1).
Kata mereka dengan nada sesih, macetnya suplai air dari PDAM sudah sering terjadi, bahkan lebih sering macet dari pada lancar, sehingga sangat menggangu kelancaran aktifitas masyarakat, sebab air menjadi salah satu kebutuhan bagi warga setiap harinya.
"Air PDAM ini sering mengalami kemacetan, sangat mengganggu aktifitas sehari-hari, yang paling susah katanya untuk pemakaian MCK (Mandi Cuci Kakus) apalagi pagi hari dan malam hari " katanya.
Warga Perumnas Pijorkoling berharap, macetnya saluran air ke rumah warga, harus mendapat perhatian khusus dari pihak terkait, sebab bila terus dibiarkan warga menjadi sangat dirugikan.
"Kami minta pihak terkait lebih memperhatikan permasalahan air ini, sebab air PDAM ini menjadi kebutuhan prioritas bagi kami"Ucap Warga.
Mereka berharap agar Walikota Padangsidimpuan, dapat mengatasi persoalan ini karena PDAM Tirta Ayumi merupakan Perusahaan Air Minum Milik Pemko Padangsidimpuan.
Sementara itu, awak Media ini mencoba mendatangi Kantor PDAM Tirta Ayumi di Batunadua Senin (13/1), guna untuk melakukan konfirmasi, Namun Direktur PDAM Tirta Ayumi Bapak Husni Tamrin Nasution tidak berada dikantor, Ujar stafnya bernama Irma.*(Saad)


