masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Sampang - Lebih dari dua tahun masyarakat miskin di desa daleman mengeluh akibat saldo rekening program keluarga harapan (PKH) berisi nol rupiah, hal ini menyebabkan masyarakat tidak bisa menerima bantuan yang di gulingkan oleh pemerintah. (09/01)
Sebut saja Suama 64 tahun warga desa daleman kembali menelan kecewa, tuturnya sudah lima kalinya mencoba mengambil bantuan program keluarga harapan (PKH) namun ketika di cek yang tertera masih nol rupiah,
"Ya saya sudah limakali ada pemberitahuan dari pendamping ada pencairan tapi limakali itu saldo saya nol "ujarnya.
April 2017 tahap awal pencairan sampai sekarang saya masih belom menerima pencairan bantuan program keluarga harapan (PKH) , Saat di konfirmasi awak media melalui via telepon riska selaku pendamping PKH di desa daleman mengatakan, bahwa saya baru sejak tahun 2018 menjadi pendamping PKH di desa daleman dan kejadian ini tidak mungkin secara aturan sebelumnya saya minta maaf atas keteledoran pendamping, dan saya kurang begitu faham untuk data PKH yg tahun 2017 karena itu masih mas farid pendampinya.
Lanjut riska, saya siap membenahi apa yang menjadi keluhan warga terkait bantuan program keluarga harapan (PKH)
Husairi selaku pemuda desa daleman sekaligus ketua umum Gerakan masyarakat perangi korupsi (GMPK) DPD KAB.SAMPANG menyampaikan akan terus mengawaL kegiatan program ini hususnya di desa daleman dan tak akan segan segan melaporkan pendamping yang mencoba main-main apalagi sampek memotong nominaL yang seharusnya di terima KPM
"Iya saya tidak akan segan segan melaporkan pendamping yang mencoba bermaen karna perogram ini rawan di korupsi, pungkasnya. *(K-TaMiM)


