masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Bangka Belitung- Wakil Gubernur (Wagub) Abdul Fatah Paparkan Potensi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihadapan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Dakkar-Senegal, Mansyur Pangeran.
Hal itu dilakukan Wagub Abdul Fatah saat menerima kunjungan kerja Duta Besar RI untuk Dakkar-Senegal ke Bangka Belitung, di Ruang VVIP, Bandara Depati Amir Pangkalpinang .
Didampingi Wagub Abdul Fatah, Asisten Administrasi Umum, Darlan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yanuar, Kepala Dinas Pertanian, Juaidi Kepala Dinas Pariwisata, Rivai, Kepala Biro Humas dan Protokol, HKA Cholil, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Toni Bartubara dan Direktur LPP POM MUl Bangka Belitung, Nardi Pratomo dan Kepala Sekolah SMAN 1 Pangkalpinang Udik Ripul dan jajaran Pemprov Babel.
Dikatakan Wagub, memiliki Visi “Babel Sejahtera, Provinsi Maju yang Unggul di Bidang Inovasi Agropolitan dan Bahari dengan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang Efisien dan Cepat Berbasis Teknologi”.
Wagub menjelaskan untuk mencapai Misi dan Visi berbagai upaya telah dilakukan khususnya untuk meningkatkan potensi sumberdaya yang dimiliki Babel dari segi Pertanian dan Perkebunan, Kelautan dan Perikanan, Sumberdaya Mineral hingga potensi Pariwisata yang dimiliki.
Kedatangan Dubes RI untuk Dakkar-Senegal ini, menurut Wagub, sangatlah penting, untuk meningkatkan Bidang Pertanian dan Perkebunan khususnya Lada, yang saat ini Babel berusaha untuk mengembalikan Kejayaan Lada serta Potensi Pariwisata yang saat ini, telah dibangun beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Dubes juga menjadi layaknya Sales bagi Negara Indonesia ini. Yaitu menawarkan dan menjadi perwakilan dagang, membawa misi dagang apa saja yang bisa dibawa dari Indonesia ke negara lain," ungkapnya.
Dikatakannya Babel memiliki potensi unggulan daerah seperti penghasil Lada terbesar dan memiliki sektor Pariwisata, yaitu Destinasi Wisata alam yang indah.
Dakkar-Senegal juga memberikan Piagam , Ucapan Terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diterima Wagub Abdul Fatah.*(Pitoy Suhartono)


