masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Sungai Penuh -Wujud kepedulian terhadap korban yang hilang di daerah Taman Wisata Danau Kaco Renanah Manjuto Lempur minggu yang lalu 1/1/20, Reno Efendi ST seorang Politisi muda memberi bantuan berupa sembako untuk keperluan dapur umum.
Awalnya datang hanya meninjau keloksi dimana para relawan pencari Iksan Al Maqhoni yang hilang diawal tahun ini rabu 1/1/20 pekan lalu, sambari menyalami para Relawan relawan yang masih berkemas untuk persiapan menuju hutan belantara, Reno juga menyalami para ibu ibu yang berada di Dapur umum dan tampa disadari matanya mengamati sesuatu yang kurang di posko dapur
umum tersebut.
“ Saya datang kemaren 7/1/20, dan sekarang hari ini 8/1/20 saya datang lagi dengan membawa bantuan yang tidak saya lihat di dapur relawan kemaren yaitu berupa kentang, cabe, minyak, kopi,
wortel, kol dan lain lainnya sudah saya serahkan kepada panitia dan kepada orang tua korban reno secara pribadi dia menyampaikan keprihatiannya atas kejadian ini”, ungkap Politisi PKB ini
Hal senada juga disampaikan oleh Endarno sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kabupaten Kerinci Pak Reno Efendi ST merasa terpanggil untuk ikut serta membantu baik secara moril maupun materil demi untuk kelancaran pencarian korban.
"Bantuan tersebut disamping dari Pak Reno sendiri, Juga didapat dari simpatisan Masyarakat Kayu Aro dimana daerah asal pak Reno , Wujud Kepedulian lain yang akan dilakukan seandainya pada hari
ini, Rabu 8/1/20 korban tidak di ketemukan, nantinya kami juga akan membawa tim yang biasa mencari orang hilang dihutan dan satu orang Pawang dari Kayu Aro untuk ikut berpartisipasi mencari Iksan Al Muqhoni " ujar Endarno
“ Dan semoga Iksan AL Muqhoni Segera ditemukan, dalam keadaan sehat wal afiat, ” imbuhnya.
Disamping itu Abrar Dani Kepala BNPB juga mengungkapkan,” bahwa kita sudah berbuat semaksimal Mungkin, mulai dari hari pertama sampai kehari kedelapan Pencarian Al Muqhoni, semua personil
sudah kita kerahkan untuk pencarian namun korban belum juga kita ketahui keberadaannya, sesuai dengan S.O.P 7 hari kami dari BNPB menarik personil dari lokasi pencarian pada hari kedelapan.
Dan penarikan personil dalam artian secara kemanusian kami tetap memantau, seandainya ada informasi yang harus kami lakukan, kami siap 1 x 24 jam untuk melaksanakannya .
"Secara pribadi kita senantiasa berdoa kepada allah untuk orang Tua Al dan keluarga semoga kuat menghadapi ujian ini dan dengan harapan Al dapat diketemukan” ungkapnya (Toni)


