• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Susi Pudjiastuti Tenggelamkan Kapal, Pihak Ketiga Mengamankan

    admin
    27/01/20, 18:21 WIB Last Updated 2020-01-27T11:21:04Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM I Ketapang - 
    Pemusnahan barang bukti berupa kapal ikan asing beberapa waktu lalu, Oleh Menteri Susi Pudjiastuti diperairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah provinsi Kalimantan Barat , akhir akhir ini diketahui menjadi sorotan dikalangan nelayan.

    Pasalnya, Barang bukti Kejahatan ilegal Fishing kapal ikan asing yang ditenggelamkan beberapa waktu lalu, saat ini dari beberapa kapal tersebut sudah diangkat dari dasar laut, tersebar di beberapa daerah seperti, Pulau pelapis, pulau papan, dan Bangka Belitung. Salah satu kapal yang sudah diangkat dari dasar laut berada di Kabupaten Ketapang.


    Suhairi selaku kesahbandaran Kelautan dan Perikanan, dirinya menjelaskan," kapal tersebut ditenggelamkan di Pulau Datok, ada 12 kapal yang ditenggelamkan," jelas dia, Senin (27/1).

    "sekitar satu bulan ada cerita bahwa kapal tersebut hanyut di sekitaran Karimata, Pulau Batang belum ditimbulkan, Pulau Pelapis yang sudah ditimbulkan, Bangka Belitung sudah ditimbulkan, semua kapal tersebut mempunyai lobang penenggelaman," tambahnya


    Suhairi mengaku, kalau dirinya tidak mengetahui pasti, barang itu datang saya hanya menerima dokumen, Barangnya hanyut ditimbulkan sama nelayan Karimata Dusun betok.

    "Menurut mereka,(Nelayan) Rencana mau dikelola, namun tidak mampu, Melalui pihak ke tiga, ada yang siap mengelola,"timbal Suhairi

    Namun setelah kita usut, Kata Suhairi, kapal ini kedengaran oleh pihak kementerian, Turun lah dari pihak kementerian mengusut kapal tersebut.

    "pihak kementerian sudah tau keberadaan kapal kapal tersebut seperti di Pulau pelapis, pulau papan, dan Bangka Belitung, mereka kementerian sudah kesana semua,"aku Suhairi

    Sewaktu diadakan rapat dengan kementerian, yang tidak hadir sipengelola, namun komunikasi lewat video call sebab sipengelola berada di Pontianak.

    Suhairi menyebutkan, inti nya dari Tim satgas kementerian yang menangani kasus penenggelaman kapal ini tidak keberatan barang ini di ambil.

    Kendati demikian," kapal ini tidak bisa dijadikan kapal ikan, namun bisa dijadikan kapal sembako atau takbot, itu saran dari satgas kementerian,"ungkapnya

    Sampai saat berita ini diturunkan, media Tribuananews masih melakukan investigasi.


    Erwin
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan