masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM |Kota Tanjungbalai-Pad hari Minggu pada tanggal 12 Januari 2020 pukul:14.00 Wib Telah tenggelam disungai saat mandi dengan teman nya,sebelum tenggelam nya Eko inisial 13 tahun tersandung pada badan kapal ikan tradisional saat berenang disungai , setelah itu adik nya dan juga tema nya asri melihat Eko tidak timbul kepermukaan,dengan rasa ketakutan mereka melaporkan masalah ini kepada orang tuanya agar melihat anaknya yang telah tenggelam.
Setelah itu orang tua yang bernama encet (ibunya) da kui (ayahnya) bergegas melaporkan kepada Basarnas agar mencari anaknya kepada team Basarnas mencari dgn menelusuri pesisir aliran sungai pada hari itu juga,dalam masalah itu pihak kepolisian bagian pol airut turun tangan beserta team PMI dan BPBD turut membantu mencari Eko sampai ditemukan.Dalam pencarian seluruh team itu telah membuahkan hasil dan menemukan mayat Eko dan langsung membawa kerumah orang tuanyapada pukul:14.00 wib pada hari Senin pada tanggal 13 Januari 2020.
Pihak kepolisian kota Tanjungbalai yang langsung dipimpin oleh bapak Wakapolres Edi Sinaga kota Tanjungbalai dan ingin mengautopsi Eko,namun pihak orang tua memohon kepada pihak kepolisian agar anak nya jangan di autopsi oleh team medis beserta jajaran kepolisian dikarenakan mereka sudah ikhlas akan musibah yang menimpa mereka dan akan menguburkan anak nya secepat mungkin.
Adapun permintaan pihak orang tua telah di setujui oleh kepolisian kota Tanjungbalai yang di pimpin langsung oleh bapak Wakapolres Edi Sinaga kota Tanjungbalai.*(SUFRINAL)



