• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ratusan Warga Jember Demo Tolak " Jember Empire "

    admin
    25/01/20, 09:30 WIB Last Updated 2020-01-25T02:31:53Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Jember - Unjuk rasa kembali terjadi di depan Pendopo Wahyawibagraha Kabupaten Jember , Jawa Timur jumat (24/1/2020) Mereka mengkritisi kepemimpinan bupati Faida.

    Jumlah massa lebih banyak daripada sebelumnya, "Kami perkirakan jumlah massa mencapai 300 orang,"  Kata kepolisian Resor Jember 'Ajunan Komisaris Besar Alfian Nurrizal dilokasi demo kepada awak media tribuananews.com massa tidak hanya membawa spanduk atau Banner protes yang menolak model pemerintahan kerajaan di Jember. Mereka juga membawa Patung berwajah Bupati Faida   dengan seragam krem dan selempang bertugas "Jember Empire"

    Kali ini aksi juga di ikuti tokoh ulama seperti KH. Syaiful Rijal,  keponakan almarhum Rois Aam PBNU,  KH. Ahmad sidik, ' Gus Baiqun,' dan Ra Farid.

    Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya  dan dilanjutkan dengan istiqosah,  aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan kegiatan pemerintah Daerah di aula Pendopo. Praktis aksi mereka menjadi tontonan warga dan sebagian peserta acara.              
    Dalam aksi ini ada seorang guru tidak tetap, bernama Nurfadli berorasi mengecam kebijakan penataan guru dan pegawai tidak tetap, sektor pendidikan oleh Pemkab Jember, " saya tidak takut( Karir sebagai guru akan terancam),"katanya

    Sementara itu Kustiono Musri, sebagai kordinator aksi menegaskan, Bupati Faida tidak bisa dipertahankan, " Pola Kerajaan yang dilakukan Bupati Faida adalah bentuk pengingkaran Konstitusi, " katanya Contohnya adalah tidak di laksanakannya perintah Mendagri soal pencabutan peraturan Bupati soal kedudukan susunan organisasi dan tata kerja dan belasan surat keputusan Mutasi Jabatan.
    Namun Kustiono menyadari bahwa massa tak akan melengserkan Bupati, " Yang bisa melalui jalur politik seperti hak menyatakan pendapat DPRD," katanya.        
    Aksi Demo berlangsung damai, ada sekitar 400 orng personel kepolisian yang berjaga mengantisipasi hal - hal yang tidak di inginkan. (Bagus)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan