masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Binjai - Repat Dengar Pendapat ( RDP ) dengan Kadis PUPR dan Sekwan terkait Sewa Menyewa Water Park Ovani yang di jadikan Kantor DPRD Kota Binjai Sementara yang sudah dijadwalkan tiga kali dalam aksi demo Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai pada tanggal 27 Desember 2019 setahun lalu yang sudah di jadwal tiga kali Selasa, 31 Desember 2019, Jumat 3 Januari 2020 dengan hari ini Selasa ( 7 /1 / 20 ) batal dan membuat kecewa Mahasiswa.
Rapat Dengar Pendapat ( RDP )yang jelas - jelas di sudah disepakati dan di jadwalkan dengan beberapa anggota Dprd seperti Tengku Matsyah, Atan, Sekwan dan juga Wakil ketua Dprd Syarif Sitepu, saat Perwakilan Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai mendatangi Water Park Ovani yang di jadikan Kantor Dprd Kota Binjai sementara memasuki Kantor Komisi C sampai di tegur oleh seseorang Pegawai Dprd kok duduk mau ngapain dek mau duduk numpang poto aja kak " Ucap Ade ".
Merasa kesal bercampur kecewa Ade perwakilan Maksiswa beserta rekan - rekan langsung menjumpai Ketua Dprd Kota Binjai yang sering di sapa H. Kires mempertanyakan kenapa RDP yang sudah dijadwal kok malah anggota Dewan pada gak tahu menau dan yang menjembatani juga belum hadir padahal janji hari ini Selasa 7 Januari 2020 jam 10.00 wib.
Kadis PUPR juga tidak ada hadir dan Sekwan juga belum muncul, saat Ketua Dprd menghubungi Kadis PUPR melalui hpnya mengatakan saya sedang dengan Pak Wali, merasa dipermainkan perwakilan Mahsiswa dan rekan - rekan meninggalkan ruang Ketua Dprd Kota Binjai.
Dengan ketidak puasan atas apa yang mereka suarakan dalam aksi demo pertanggal 27 Desember yang lalu Perwakalin Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai, meminta kejelasan Pembangunan Kantor Dprd Kota Binjai dan juga Sewa menyewa Water Park Ovani Yang dijadikan Kantor Dprd Sementara, membuat surat Audensi yang ditujukan langsung Kajari Binjai agar bisa segera mengusut ketidak transparan yang ada di Kota Binjai.
Koordinator aksi Julham saat di wawancarai awak media ini, Kami Satuan Pelajar Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kota Binjai tidak berhenti sampai disini, Kami akan mengusut tuntas kejanggalan - kejanggalan ini dan kami dalam waktu dekat akan mengadakan aksi demo besar - besaran biar Masyarakat tau Dunia Tau, Binjai sarangnya Korupsi, cetus Julham sambil meninggalkan Kantor Kajari Binjai.


