masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Banyuwangi - Putri asal Banyuwangi bernama panggilan Dyah lolos pada Audisi peserta LIDA (LIGA DANGDUT) Indonesia 2020 sebagai wakil dari Jawa Timur. Tentu keberuntungan itu diperoleh setelah Dyah melewati proses panjang salah satunya mampu sisihkan vocalis - vocalis yang juga hebat dan bertalenta.
Menoleh profil, Dyah Safira (15 ) masih mengenyam pendidikan duduk dikelas 11 IPS, SMAN 1 Rogojampi Banyuwangi. Dyah panggilan akrabnya mrupakan putri dari Kasturi, pedagang nasi goreng di Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi.
Berbagai prestasi lainnya yang diraih oleh Dyah, diantaranya; Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Juara 1 Vokal Solo Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Kemudian, Juara 1 Karawitan se-Jatim. Selanjutnya, siswa berprestasi se-Jatim. Hingga Juara 1 penari terbaik se-Indonesia.
Mungkin adalah bagian dari proses perjuangannya, Kamis 16/01/2020, Dyah terlihat datangi Kantor DPRD Banyuwangi didampingi oleh Teddy UT yang setia kawal langkah dan mensupport perjuangan Dyah selama ini.
Maksud kedatangan Dyah ke Gedung DPRD Banyuwangi seolah bak pejuang yang hendak menuju medan perang demi nama baik bumi Balambangan Banyuwangi tanah kelahirannya.
Di Rumah Rakyat itu Dyah bersama Teddy UT menemui Michael Edy Hariyanto, SH Wakil Pimpinan DPRD dari Fraksi Demokrat. Yang sebelumnya juga sukses antarkan beberapa artis Banyuwangi ke tingkat Nasional seperti Danang dan artis lainnnya. Dyah mohon doa dan dukungan dalan berkompetisi di Liga Dandut (LIDA) Indosiar 2020.
Michael terlihat terharu dengan kedatangan Dyah namun juga bangga ada anak perempuan diusianya yang sangat muda sudah punya pemikiran mengangkat nama Kabupaten Banyuwangi.
Kepada Dyah menyampaikan pesan agar di Jakarta nanti yang pertama banyak - banyak berdoa, jaga kesehatan, jaga nilai budaya dan nama baik Banyuwangi, jaga etitut dan jangan segan - segan untuk bertanya kepada mentor untuk nambah ilmu.
"Seorang lenyanyi harus punya nilai plus seperti, prilaku, jarakter vokal, karakter seni dan budaya dan kelebihan - kelebihan lainya. Intinya tunjukkan kelebihan, tunjukkan yang terbaik demi masa depan Dyah. Tunjukkan bahwa Dyah mampu dan Jawa timur khususnya Banyuwangi. Saya juga berharap Rakyat Banyuwangi dukung dan selulu iringi doa unrtuk Dyah dalam laga di Indosiar," petuahnya.
Michael juga menyampaikan keinginannya seni budaya di Banyuwangi ini dikenal secara Nasional bahkan manca Negara. Dan kepada pelaku seni di Banyuwangi Michael ajak untuk terus tak henti - henti berkreasi sehingga Banyuwangi tidak dipandang remeh.
Usainya bertemu Michael selanjutnya Dyah meneruskan perjalanya dalan rangka hal yang sama ke Dinas Pariwisata Banyuwangi.* (Khotib)



