• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pengelolaan Anggaran DD Tahun 2018 Gampong Rantau Panjang Diduga Masih Terjadi Penyimpangan

    admin
    08/01/20, 11:35 WIB Last Updated 2020-01-08T04:35:46Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM | Aceh Timur - Pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2018  Gampong Rantau Panjang Kecamatan Simpabg Jernih Kabupaten Aceh Timur  diduga masih sarat penyimpangan. 

    Anggaran yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) dikelola para oknum perangkat Gampong tersebut terkesan masih seperti tahun - tahun sebelumnya, dimana sarat terjadi penyimpangan dalam implementasi.

    Informasi dan data berhasil dihimpun Jurnalis TribuanaNews.com Selasa (07/01/20) dari para warga masyarakat serta sumber - sumber terpercaya di Gampong tersebut mengatakan tidak adanya perubahan dalam tata kelola Anggaran Negara tersebut untuk memaksimalkan pembangunan terhadap kepentingan masyarakat banyak, ungkap beberapa sumber di Gampong tersebut.

    Salah seorang warga Gampong tersebut yang enggan disebut namanya kepada media TribuanaNews.com membenarkan hal dugaan penyimpangan masih terjadi di Gampongnya.
    "Dari tahun 2015 - 2018 Anggaran pembangunan diberikan Negara untuk membangun kebutuhan masyarakat dari ketertinggalan, ternyata disinyalir masih dijadikan keuntungan oleh sekelompok perangkat berkeinginan memperoleh keuntungan pribadi dengan menabrak Regulasi yang telah ditetapkan". Ungkapnya.

    Selanjutnya warga Gampong Rantau Panjang tersebut memaparkan "Setelah semua pembangunan dengan menggunakan ADD dibangun terbengkalai dan gagal dimanfaatkan masyarakat akibat niat memperkaya diri para oknum perangkat Gampong. Ditahun Anggaran 2018
     ternyata masih juga mereka ingin mengeruk keuntungan dari pengelolaan Anggaran pembangunan tersebut". Terangnya.

    " Kami masih belum dapat menerima pembangunan yang mereka bangun, dimana diduga menyalahi aturan yang diberlakukan pada tahun ini. Kami bukan orang yang dapat dibodohi terus - menerus oleh oknum perangkat Gampong". Pungkasnya.

    Sementara ini, dari pihak perangkat Gampong serta sumber - sumber lainnya terkait dugaan penyimpangan dan penyalah gunaan kewenangan tersebut belum berhasil dihimpun, mengingat Gampong tersebut berada dikawasan ter - isolir, butuh waktu serta persiapan awak media untuk meberobos kembali kelokasi Gampong tersebut. (Adi S).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan