masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM| Jakarta - Catatan pilkada DKI 2017 ada banyak ormas islam yang mendukung penuh Pasangan Anis - Sandi , hasilnya Anies - Sandi Menang telak 58% suara pada putaran kedua atas rival nya Basuki- Djartot.
Isu Agama masih mendominasi sejak masa pilkada DKI 2017 dikalangan sebagian ormas-ormas islam dengan sentimen agama bisa meraih kursi DKI 1.
"Sentimen agama dan ujaran kebencian menjadi modal kuat ketika Pilkada DKI Jakarta, padahal dibalik itu semua cuma kedok saja, kue kekuasaan balaikota menjadi rebutan bagi sejumlah oknum tanpa adanya transparansi dan keadilan", Kata Bintang salah satu pengurus Wilayah Ormas Islam PERISAI Jakarta , Jumat ( 10/1/2020 ) di Jakarta
Bintang menyatakan PERISAI sendiri telah melakukan sejumlah kritik terhadap pengelolaan APBD terkait penertiban reklame, yang sudah memakan korban jiwa 2 orang tewas di Jakarta Barat akhir tahun 2019 lalu.
"Selama 2 tahun terakhir reklame tidak diurus, lalu kemana itu uang Rp. 11 Miliar anggaran 2019?, kita menduga ada korupsi di lingkungan Satpol PP, dan kami minta Gubernur harus tegas, " Ujarnya.
Semua ormas islam pendukung Anies - Sandi kecewa atas kepemimpinan Gubernur Anis.
Bintang megungkapkan, Ormas yang sudah dapat jatah kue kekuasaan di balaikota termasuk anggaran untuk ormas akan terus membela Anies.
"Bagi ormas yang lloyal terhadap Anies, seperti FPI, bang Japar dan Eks HTI , akan terus memainkan isu agama dan membela Anies untuk kepentingan politik," pungkasnya.*(lukman)


