masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Ketapang - Bangunan megah pasar Rangge Sentap menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Ketapang. Bahkan menjadi runcing disebabkan pedagang pasar Rangge Sentap saat ini sedang bergejolak, sepinya pembeli dan banyak bangunan disekitar sudah banyak ditinggalkan para pedagang.
Hal ini nenjadi aneh dan rancu, karena sepinya pembeli dan banyak pedagang gulung tikar, menjadi sorotan, pasalnya bangunan Baru pasar ikan tersebut menelan biaya sangat fantastis ( miliaran rupiah ) terbuang sia-sia dikarenakan azas manfaatnya tidak ada.
Salah satu pedagang pasar Rangge Sentap, Fatimah (26) dirinya menceritakan, sejak awal dibangunnya penambahan lapak baru ini tidak pernah ditempati para pedagang, bahkan bangunan yang lamapun sudah sepi ditinggalkan para pedagang.
"Sampai hari ini, bangunan baru ini tidak pernah ditempati, tidak ada pembelinya, wajar saja para pedagang tidak mau berjualan" ceritanya, Rabu, (22/1).
Fatimah menambahkan, kami berjualan disini selalu merugi, sangat disayangkan bangunan semegah ini tidak ada manfaatnya.
"Kami jual bawang sampai busuk, jual sayur sayuran busuk, kami buang semua barang barang kami, bangunan ini kami jadikan saja tempat tinggal," cetusnya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Toni Jaya SH, saat dikonfirmasi tidak merespon, bahkan memblokir nomor wartawan Tribuananews.com.
Sampai berita ini diturunkan, awak media Tribuananews.com masih melakukan investigasi.* (Erwin)


