masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tanggamus - Sejumlah titik jalan di Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus tertutup material Kamis 30 Januari 2020 pasca terjadinya hujan deras dengan intensitas tinggi.
Adapun material yang menutupi jalan pasca terjadinya hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan longsor tersebut, terdiri dari pasir bercampur tanah setinggi 10 cm dan juga batu berukuran besar.
Sementara material tersebut berada di 2 titik penggalan jalan Pekon Tegineneng, dan untuk material berupa batu besar jatuh dari tebing di Pekon Ketapang Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus.
Atas peristiwa itu, demi lancarnya akses jalan penghubung antara kecamatan Kota Agung Timur dan Kecamatan Limau tersebut, Masyarakat bersama dengan Polsek Limau Polres Tanggamus, mahasiswa KKN dan Uspika bergotong royong membersihkan material yang menutupi badan jalan tersebut.
Menurut AKP Ichwan Hadi melalui sambungan whatshapp, personel yang melakukan gotong royong sebanyak 7 anggota Polsek Limau, 2 anggota Koramil, 8 dari Kecamatan dan Pekon, 7 mahasiswa KKN beserta sejumlah Masyarakat lainnya.
Lanjutnya lagi, gotong royong dan evakuasi batu besar yang menutupi akses jalan tersebut dilakukan dengan cara manual sebagai upaya kecepatan untuk segera membuka akses jalan satu-satu nya penghubung antar dua Kecamatan yang selalu dilalui oleh Masyarakat setempat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Limau menghimbau untuk semua Masyarakat yang melintasi jalan tersebut agar tetap selalu hati-hati sebab kondisi jalan tersebut untuk saat ini masih terdapat sisa-sisa lumpur dan dikhawatirkan jika tidak berhati-hati bisa terpeleset dan jatuh yang akan mengakibatkan cidera, serta harus tetap waspada adanya lonsong kembali.
"Kami himbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, sebab jalan masih licin dan juga tetap waspada terjadinya longsor yang tidak dapat diprediksi," himbaunya. * (Romi)

