masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang - Dalam rangka menindaklanjuti laporan kepala Desa Pagenjahan, H Tabrani terkait warganya yang meninggal dunia di rumah sakit umum daerah ( RSUD ) Balaraja, pada tanggal 22- 01- 2020.
Pasien yang bernama Ahmad Banwi, 45 tahun beralamat di kampung Pagenjahan Rt 04/02, Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, Kabupaten, Tangerang.
Dalam kunjungan tersebut, Surya Darma selaku petugas Puskesmas Kronjo mengatakan bahwa, setelah mendapat laporan dari kepala desa Pagenjahan H Tabrani tentang warganya yang meninggal di RSUD Balaraja, yang di duga saspek DBD.
Surya Darma yang di dampingi Bidan Ita melakukan kunjungan ke rumah warga yang meninggal untuk mengecek situasi rumah, apakah sangat memungkinkan adanya tempat berkembang biaknya nyamuk Aidis Aigefti, yang menyebabkan kan timbulnya penyakit DBD.
Menurut keterangan Surya Darma, kalau kita lihat dari lingkungan sekitar ada kemungkinan ia, tetapi saya belum bisa menyimpulkan bahwa penyebab meninggalnya almarhum karena DBD, maka kami saya akan mendatangi keluarga istrinya, yang menyimpan bukti diagnosis dari RSUD Balaraja, dan karena Desa nya jauh yaitu di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, maka saya bersama teman-teman dari puskesmas Kronjo akan menuju ke sana.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Pagenjahan H Tabrani mengatakan kepada wartawan Tribuana news.com. memang di musim penghujan ini penyakit DBD yang di sebabkan karena nyamuk Aidis Aigefti, sangat rawan, karena posisi rumah warga di desa Pagenjahan ini dekat dengan saluran pembuangan air rumah tangga atau got, maka saya selaku kepala desa, menghimbau agar jangan sampai ada air yang tergenang, juga jangan sampai ada tempat tempat penyimpanan air di luar rumah yang bisa bersarang nyamuk Aidis Aigefti, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan, pungkasnya. ( Tarmidi).


