masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS | Tangerang - Cirumpak merupakan sebuah Desa terpencil di ujung Pantura sebelah barat yang di kelilingi hijaunya pesawahan yang asri nan sejuk dengan jumlah penduduk saat ini kurang lebih 5,500 jiwa dan luas ± 300 Ha, Jarak dari kota Kabupaten Tangerang sekitar 25 km, yang dibatasi sebelah barat pesawahan Desa Pasir, sebelah timur sungai Cirumpak perbatasan dengan Desa Legok Sukamaju Kecamatan Kemiri sedangkan sebelah Utara berbatasan dengan pesawahan, Desa Pagedangan Udik dan sebalah selatan berbatasan dengan Desa Bumiayu Kecamatan Sukamulya.
Menurut salah satu Tokoh Agama dan Kasepuhan KH Afif Asytari konon nama Cirumpak berasal dari nama seseorang tokoh bernama Kibuyut Papak yang meninggal sekitar tahun 1920 an, sampai saat ini kuburan dan petilasannya masih terawat baik yang berada di belakang Masjid Al-Husna. Senin (20/01/2020)
" Cirumpak, nama tersebut dikaitkan dengan sungai yang mengalir disepanjang Desa Cirumpak. Asal usul kata Cirumpak dari kata Ci, yang artinya sungai, Rumpak yang artinya ki Buyut Papak. namun ada juga versi lain tentang ketidak ada kaitannya antara ki Buyut Papak dengan Desa Cirumpak". Ujar KH Afif Asytari
Sebagaimana pemerintahanan Desa lainnya. Desa Cirumpak juga memiliki beberapa Kepala Desa dimasa periodenya diantaranya : Ki Dangi menjabat dari ± tahun 1920-1933, KH Asytari menjabat dari ± tahun 1933-1948, H.Jamhari menjabat dari ± tahun 1948-1950, ki Rasud menjabat dari ± tahun 1950-1955, H.Kirun menjabat dari ± tahun 1964-1974, Sukara menjabat dari tahun 1974-1978 ( baru menjabat 3 tahun meninggal dunia), Su’eb menjabat dari tahun 1978-1990, Samlawi menjabat dari 1990-1998, H.Lujen menjabat dari 1998-2007, Muhammad Basir menjabat dari tahun 2007-2013, H.Hanapi menjabat dari dari tahun 2013-2019, H Ridwan Bin KH Afif Asytari bin KH Asytari menjabat dari 2019 sampai dengan Sekarang.
Dari masa ke masa perjalanan sejarah Cirumpak merupakan Desa yang masih memegang Adat dan tradisi turun-temurun dari orang tua dulu yang fanatik dan religius.
A Yani Kasna S.pd Tokoh Pemuda memaparkan kepada Tribuananews.com, Desa Cirumpak pada saat itu dipimpin oleh Ki Rasud, serta jumlah penduduk saat itu kurang lebih 1000 an, masyarakatnya terkenal religius dan Fanatik, di masa itu juga sudah berdiri Sekolah Dasar (SD) yang pertama namun selalu didemo masyarakat, karena setiap kenaikan kelas ada pesta hiburan yang bernama Eksamen yang meliputi Topeng, Jaipongan dan Kendang. yang ahirnya SD tersebut di pindah ke Desa Pasir. Pungkas A Yani Kasna S.pd. (Tarmidi).


