masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang - Kantor Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Kabupaten Tangerang, kondisinya memprihatinkan dan terkesan tidak terawat. Pasalnya, bagian atap kantor tampak bolong berserakan dan tidak diperbaiki.
“Hal ini akan menimbulkan citra jelek terhadap pada Dinas Tenaga Kerja, terutama bagi tamu yang sering datang ke kantor tersebut ,” hal tersebut dikatakan Mohamad Thamrin, ketua lembaga LP- KPK Kab. Tangerang, kepada awak awak media, kamis (16/01/2020).
Thamrin menyebutkan, seharusnya, dalam memberikan pendidikan sadar kebersihan itu harus dimulai dari lingkungan pemerintah secara khusus dinas terkait. Agar merangsang sekaligus mengubah pola pikir dari yang tidak sadar menjadi masyarakat yang sadar akan kerapihan lingkungan. “Seharusnya, berikan contoh yang baik kepada masyarakat. Jangan hanya mengajak masyarakat, tetapi kita tidak memberikan teladan kepada masyarakat,’’ ujarnya.
Sikap itu, lanjutnya, akan terbentur dengan beberapa program pemerintah dalam sektor ketenaga kerjaan semisal program Diklat Tenaga kerja dari Kementerian Tenaga Kerja tahun 2017 serta tata kelola managemen tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat, pengembangan sektor tenaga kerja, yang tentunya tidak semata mata hanya pada pembenahan sarana ke tenaga kerjaan saja.
Diungkapkannya, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam pengembangan Tenaga Kerja tentu dilakukan untuk pembinaan dan peningkatan kualitas SDM melalui sosialisasi. Namun bila melihat kondisi pusat kebijakan ketenagaan kerja yakni Dinas Tenaga Kerja sendiri terkesan tidak siap.
Diharapkan dinas terkait, harus dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar memahami peran dan keberadaannya di tengah-tengah para penggiat buruh tenaga kerja.
Membangun sarana prasarana, sebut Thamrin, bukan hanya melakukan koordinasi dan sinergitas program sosialisasi tenaga kerja saja.
“Pelaku buruh tenaga kerja lebih mengarah kepada membangun kepercayaan masyarakat bahwa Sumber Daya Manusia memiliki peran penting untuk berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” katanya mengakhiri.
Terkait Kantor Dinas Tenaga Kerja ini terkesan tidak terawatt, Sekdis Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, meminta maaf ia tidak bisa dikonfirmasi karena adanya pertemuan dengan Asda.
“Maaf pak, besok aja yah kita ketemunya,’’ katanya yang segera pergi akan melakukan pertemuan dengan Asda. (Fat/Man)



