masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | KERINCI
Pemerintah Kabupaten Kerinci mengumpulkan Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer di Lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kerinci tahun 2020 di Aula Kantor Bupati Kerinci, Senin (13/01/2020).
Pertemuan di hadiri Wabup Kerinci H. Ami Taher yang didampingi Asisten Asisten II dan Kabag Organisasi dan dihadiri honorer di setda Kabupaten Kerinci saat ini kurang lebih 180 orang, dan tujuan dikumpulkannya honorer ini adalah untuk mengevaluasi kinerja di tahun sebelumnya dan rencana kerja di tahun 2020.
Menurut Ami Taher, pada tahun 2019 memang Pemkab Kerinci tidak memberikan honor kegiatan, karena ada kebijakan TPP bagi ASN. untuk tahun 2020 ini akan kita anggarkan untuk honor kegiatan-kegiatan mereka,” ungkapnya.
Menurut informasi yang diperoleh ada kurang lebih 7.000 orang tenaga honorer baik tenaga harian lepas, honorer K2 maupun tenaga magang yang tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan maupun guru di Sekolah-sekolah akan di rasionalisasi. Merujuk kepada Undang -undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara(ASN) dimana pegawai terdiri dari PNS dan P3K .
Salah seorang honorer berinisial IS (33 Tahun) mengatakan bahwa pernah dilaksanakan Sosialisasi dari Badan Kepegawaian Daerah kepada honorer pada tahun 2018 yang isinya adalah akan mengontrak honorer Kontrak Daerah dengan memberikan upah yang layak. Saat itu sosialisasi dilaksanakan menjelang Pemilu Kepala Daerah Kab. Kerinci Namun sampai saat ini setelah pemilukada tidak ada realisasi bahkan pada tahun 2019 honor kegiatan dihapuskan membuat kami sangat terpukul. Bahkan anggaran waktu itu sudah disetujui Panitia Banggar DPRD Kab. Kerinci bersama Tim TAPD Pemkab Kerinci sebesar 12 milyar yang diposting di laman media sosial Facebook . Untuk itu kami menagih janji yang pernah di berikan kepada kami." Ungkapnya. Sampai berita ini diturunkan masih menunggu tanggapan dari OPD terkait. (Harry)


