masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Jakarta - Informasi yang beredar di media sosial dan media online Sekjend PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto turut andil, menyediakan sejumlah uang dalam kasus suap yang melibatkan Tersangka Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan ada yang menggiring opini bahwa Hasto mengetahui kasus dugaan suap yang menyeret komisioner KPU itu.
"Ada yang sengaja menyudutkan saya menerima dana, ada yang mem-framing bahwa saya diperlakukan sebagai bentuk-bentuk penggunaan kekuasaan itu secara sembarangan," kata Hasto saat diwawancarai dalam acara Rakernas dan HUT PDI-P ke-47 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/202).
Menurut Hasto, perihal ada staf kesekjenan PDI-P bernama Doni yang ditangkap KPK dalam kasus ini, dan ada pula yang membuat seakan dirinya dikejar oleh KPK hingga ke PTIK pada Kamis (9/1/2020).
Menyikapi hal tersebut, Hasto menyatakan dirinya bertindak sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan dan konstitusi.
Hasto mengatakan dirinya sedang fokus mensukseskan acara Rakernas 1 PDI-Perjuangan Dan HUT ke -47 Tahun di JIEXPO Kemayoran.
"Saya sejak seminggu yang lalu, saya fokus mensukseskan acara ini, sekarang kan kita lihat acaranya sukses untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia," pungkasnya.* (Lukman)

