masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Banga Belitung - Duta Besar (Dubes) dan Wakil Dubes RI untuk Senegal Afrika, bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Provinsi Babel, Toni Batu Bara mewakili Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Jumat (3/1/2020), mengunjungi kebun lada H. Duk di Desa Puput Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah.
Kunjungan Dubes RI untuk Senegal bersama rombongan tersebut, mengundang untuk melihat langsung pohon lada dan meminta penjelasan proses penanaman lada, untuk Petani Lada Babel. Kedatangan Dubes RI dan rombongan bertemu H.Duk Petani Lada Desa Puput.
Turut mendampingi dalam kunjungan itu, jajaran Dinas Pertanian Provinsi Babel dan Kepala Biro Humas dan Potokol Setda Babel, HKA Cholil.
Mansyur Pangeran, Dubes RI untuk Senegal mengatakan, tujuan kunjungannya ke Babel dalam rangka melihat daerah yang ada di Babel, salah satunya produk lada.
Ia menyambut telah menemukan seorang pengusaha yang tertarik dengan lada. Oleh karena itu, dirinya selaku pejabat pemerintah menjembatani keinginan pengusaha tersebut dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.
“Kami telah menemukan buyernya di daerah Mali Afrika Barat. Memang ada pengusaha dari Mali mencari produk, setelah kita tahu maka kita ke Babel untuk berkunjung. Mudah-mengundang pengusaha ini akan mengundang lada Babel. Banyak sekali, antara 20 atau 40 kontener, itu juga komintmen antara pengusaha di sini dengan pengusaha di sana, ”katanya.
Sebelumnya, di tempat terpisah, Wagub Abdul Fatah mengatakan, kunjungan Dubes RI ini sangat menarik bagi Pemprov Babel, dalam upaya memeriksa daerah mentransformasikan pertumbuhan ekonomi Babel, yang dimulai pada tataran penambangan, lalu bergeser ke pariwisata dan perekaman, kelautan dan perikanan.
“Hari ini, Dubes RI Sinegal datang ke Babel, dengan melihat dua sisi, yang pertama yaitu lada. Kemarin (2/1/2020) sudah banyak berbincang dengan beliau, tentang bagaimana cara kita menangkap, bagaimana akan berkomunikasi dengan Pak Dubes, untuk merealisasikan apa yang dia sampaikan, ”ungkap Wagub.
Dengan kehadiran kunjungan ini, Wagub berharap dapat membawa hasil yang baik membuat anggaran Babel, dan akan terus ditidaklanjuti oleh Pemprov Babel dengan cara melakukan komunikasi terus-menerus dengan Dubes RI untuk Senegal Afrika tersebut . “Untuk Pemprov dan masyarakat Babel, jadi apa yang dikeluhkan dikit demi sedikit akan teratasi,” harap Wagub.
“Duta besar dengan koordinasi 8 negara di Afrika Barat, itu adalah pasar yang sangat bagus. Kami dalam waktu dekat menunggu untuk Dubes RI ini, apa yang sudah dikomunikasikan dilindunginya bisa berlajut dan ditindaklajuti. Mudah-diharapkan yang kita lakukan merupakan terobosan, mentransformasikan ekonomi kita yang semula bergantung pada sektor lain, ”pungkas Wagub.
Dalam kunjungannya ke kebun H. Duk di Desa Puput, Bangka Tengah, H. Duk memberikan bibit Lada ke Mansyur Pangeran Duta Besar RI, sebagai tanda mata untuk Dubes.
Dubes RI senang dengan benih bibit lada tersebut. "Kalau bisa, nanti saya akan pulang (Bibit Lada), dan saya akan terima kasih koran basah agar tidak mati bibit ini," katanya sambil tersenyum.
Mansyur Paneran ,baru pertama kali melihat bibit lada Babel dan dirinya merasa senang. “Oh ini bibitnya, dan daunnya juga bagus ya,” ucapnya lagi.
Rencananya Bibit Lada ini akan di bawa pulang oleh Dubes RI .
Usai melakukan Kujungan ke kebun lada, Dubes dan rombongan melakukan kunjungan ke pembuatan oleh-Pewter Pangkalpinang dari timah, kemudian ke Cual Ishadi dan terakhir melakukan Penyerahan Pewter Timah Gambar Pulau Bangka Belitung dari Disperindag Babel.*(Pitoy Suhartono)


