masukkan iklan disini
Direktur bank sampah unit Kelurahan Kalebajeng mengatakan, melihat besarnya animo warga terhadap kegiatan bank sampah ini diharapkan kedepan warga Borongbilalang semakin termotivasi untuk selalu menjaga kebersihan.
TRIBUANANEWS.COM | Gowa - Menindaklanjuti instruksi Bupati Gowa tentang pembentukan Bank sampah diseluruh kecamatan, kelurahan dan desa se Kabupaten Gowa, maka Pemerintah Kecamatan Bajeng merealisasikan pembentukan Bank Sampah di 4 kelurahan dan di 20 desa Sekecamatan Bajeng.
Salah satu bank sampah yang awak media Tribuananews.com kunjungi terdapat dilingkungan Borongbilalang Kelurahan Kalebajeng dan meliput langsung antusiasme warga dalam berpartisipasi dengan membawa botol plastik, karton, kertas dan yang lainnya dan langsung ditimbang dilokasi bank sampah tersebut.
Menurut petugas yang menangani pembelian dan penimbangan itu menjelaskan, harga satuan untuk botol plastik sebesar Rp 1000, karton Rp 850, kertas Rp350 dan banyak lagi yang lainnya.
Disela-sela penimbangan awak media Tribuananews.com sempat berbincang bincang dengan ketua TPID (Tim Pelaksana Inovasi Desa) Subair Dg Roga yang memberikan penjelasan bahwa Indonesia yang berada diposisi ke 4 sebagai negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia. Hal mana membuat volume sampah yang dihasilkan juga menjadi sangat besar.
Data Kementerian lingkungan hidup tahun 2010 menyebutkan bahwa, volume rata-rata sampah yang dihasilkan di Indonesia mencapai 200 ribu ton per-hari dan diprediksi akan meningkat pada tahun 2020 dapat mencapai 1 juta ton per-hari.
Disamping itu pengelolaan sampah yang tidak benar dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, diantaranya lingkungan menjadi kotor, kumuh dan menjadi sumber penyakit, dapat juga menyebabkan bencana dan sebagainya.
Direktur bank sampah unit Kelurahan Kalebajeng mengatakan, melihat besarnya animo warga terhadap kegiatan bank sampah ini diharapkan kedepan warga Borongbilalang semakin termotivasi untuk selalu membersihkan sampah plastik, karton, kertas yang mungkin berserakan disekitar pemukimannya.
Dia juga merencanakan melakukan penimbangan secara rutin pada setiap minggu, maka diharapkan kedepan lingkungan Borongbilalang dapat terhindar dari kesan yang kumuh dan kotor. Sehingga dapat tercipta lingkungan bersih dan sehat yang pada akhirnya akan di ikuti oleh perilaku warga yang tidak lagi membuang sampah disembarang tempat.
Dana pembelian limbah tersebut disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa. Pada kegiatan perdana kali ini petugas bank sampah dilingkungan Borongbilalang dapat mengumpulkan botol plastik sebanyak 50 Kg, karton 30 Kg dan 25 Kg kertas bekas.
"Setelah terkumpul maka akan diteruskan ke induk bank sampah yang ada di Kabupaten Gowa. Dengan kegiatan ini pada akhirnya dapat menambah penghasilan warga khususnya ibu-ibu yang dapat memperbaiki tarap kehidupan ekonomi mereka," ujar direktur bank sampah unit Kelurahan Kalebajeng menutup percakapan ini.* (Alaidi)

