masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Oknum yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM) Korps Pejuang Pemuda Indonesia (KPPPI) Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara diduga memeras Kepala Puskesmas Saketa Gane Barat Halsel, Darmo umar.
Oknum tersebut juga menggunakan status sebagai wartawan lokal saat melakukan aksi memeras korban. Oknum tersebut di ketahui berinisial SF alias Amat, Edet dan Ruslan keduanya diduga meminta uang sebesar Rp.50 juta.
Hal ini terungkap setelah Darmo melapor ke Polsek Saketa Kecamatan Gane Barat, Halsel. "Mereka peras saya jadi saya harus lapor ke pihak berwajib," kata Darmo kepada wartawan Tribuananews.com, Selasa (24/12/2019).
Menurut Darmo, modus yang di lakukan oknum wartawan ini adalah mencari kesalahan orang tanpa dasar. Salah satunya menyoroti bantuan oprasional kesehatan (BOK) yang sejatinya tidak ada masalah. Mereka ancam akan beritakan katanya.
Lantaran takut di teror dan merasa malu jika namanya di tulis di media cetak Darmo tidak ada pilihan lain kecuali memberikan uang yang di minta sebesar Rp.50 juta.
Dia mengaku uang tersebut di serahkan langsung ke sekertariat DPC LSM KPPPI Halsel di Desa Marabose sekitar dua pekan lalu dan di terima oleh Amat Edet sebagai ketua DPC LSM tersebut.
Ruslan Abdul sebagai ketua inteljen dan investigasi tak berkutik saat di jejali sejumlah pertanyaan. Ruslan justru menuding salah satu oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri Halsel yang melakukan pemerasan tersebut.
"Yang saya tau itu Jaksa Halsel yang peras," ucap Ruslan kepada wartawan Tribuananews.com, tanpa menyebut nama oknum Jaksa yang di maksud.
Kapolsek Saketa Gane Barat, IPTU Mandar kepada wartawan Tribuananews.com mengaku belum tau adanya laporan tersebut, alasan karena masih ada urusan di Polres Halsel. "Nanti saya cek," singkat Kapolsek.* (Rusdi Malan)

