masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | KISARAN - Sekitar 40 orang warga Kecamatan Lubuk Palas mengalami pusing, mual serta muntah-muntah, di duga kuat keracunan makanan.
Peristiwa ini terjadi, di rumah salah satu warga berinisial PRN, Dusun IV Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Minggu (08/12/2019).
Menurut keterangan YT salah seorang warga setempat saat dikonfirmasi Wartawan MediaTribuananews.com mengatakan, bahwa kejadian itu bermula berawal dari acara hajatan di rumah saudara PRN, sekira pukul 02:00 Wib, hari Jum'at pada tanggal 7 Desember 2019.
"setelah memakan hidangan yang disuguhkan, selang beberapa menit para undangan mengalami mual-mual dan muntah, menurutnya.
Hal senada yang di katakan Suti (47) korban keracunan, bahwa diri nya juga mengalami mual-mual, pusing dan muntah-muntah setelah memakan nasi bungkus.
"saya muntah-muntah lemas, pusing, mual-mual. Dan saya bingung, kenapa bisa serentak begitu, kami bersama yang lain mengalami kejadian itu, ujar Suti.
Sedangkan menurut irvan (20) salah satu anak dari korban keracunan, saat menjaga ibu nya di RSUD HAMS Kisaran mengungkapkan, bahwa korban ada 15 orang yang berasal dari dusun IV. Sedangkan dari dusun V 25 orang, mulai orang dewasa juga korban anak-anak yang mengalami keracunan.
" Setelah hajatan memberi nama, dirumah pak PRN, orang tua saya mengalami mual dan muntah-muntah. Lalu kami bawa ke Puskesmas terdekat, lalu dibawa ke RSUD HAMS Kisaran, ungkap nya.
Sementara itu, menurut Informasi dari Asisten ll (ekbang) Jhon Hsrdi Nasution Sekretariat Kab. Asahan membenarkan, bahwa ada masyarakat Desa Lubuk Palas mengalami mual-mual, sakit perut juga muntah-muntah, yang diduga keracunan dari acara pesta hajatan salah satu warga lubuk palas.
"Sekira 40 orang warga Sei Laut yang mengalami gejala yang sama, yang diduga keracunan massal. 10 orang masuk RSUD HAMS Kisaran, sebagian di Puskesmas terdekat Desa Lubuk Palas, kata Jhon Ardi.
Di akhir penyampaiannya, Jhon Hardi menjelaskan, bahwa Dinas Kesehatan dan Polsek Air Joman masih melakukan olah TKP untuk mencari keterangan dari keluarga yang mengadakan acara hajatan. (Romi AS)


