masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang,- Seorang warga yang bermukiman diwilayah Kelurahan Kelapa Indah bernama Muhamad Isro (24) menjadi korban Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga akhirnya korban pun dilarikan ke RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan perawatan insentif. Pasalnya warga setempat menduga saluran air drainase yang tak mengalir menjadi salah satu tempat sarang nyamuk berkembang biak, tepatnya diKampung Buaran Rt01, Rw06, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Minggu (15/12/2019) Pagi
Hal tersebut diceritakan oleh kakak korban bernama Ali Anwar (25) yang mengungkapkan, "Saya merasa kecewa dengan adanya pembangunan drainase yang dikerjakan asal jadi oleh pekerja dan pemborongnya. Karena air yang didalam drainase tersebut tidak mengalir dan banyak membuat genangan air didalamnya sehingga dapat menjadikan sarang nyamuk berkembang biak," Kamis (12/12) Malam
Adik saya yang menjadi korban ganasnya gentik nyamuk DBD semenjak adanya pembangunan drainase ini, sehingga harus dilarikan ke RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan perawatan intensif. Korban pun dirawat selama 4 hari dari tanggal 8 Desember sampai tanggal 12 Desember 2019.
"Saat saya menegur Ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) dia malah melempar permasalahan tersebut ke Ketua BKM dengan dalih bahwa proyek pembangunan drainase itu bukan miliknya tapi milik Ketua BKM Kelurahan Kelapa Indah. Padahal sudah jelas yang tertera dipapan informasi Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) bahwa KSM sebagai pelaksananya,"
Jadi saya sebagai masyarakat merasa bingung dengan hasil omongan Ketua KSM ini karena saat saya pertanyakan itu proyek milik siapa. KSM ini mengatakan bahwa itu bukan proyek KSM tapi milik BKM.
"Terus terang kalau begini saya selaku masyarakat merasa kecewa dengan pemasangan drainase yang berada disekitar halaman rumah saya. Pertama drainase itu permukaannya lebih tinggi dari dataran jalan sehingga banyak warga yang kesulitan untuk melintasi jalanan tersebut dan kedua airnya tidak mengalir didalam saluran drainase sehingga bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak,"
Harapan saya tolonglah saya hanya minta pertanggungjawabannya saja baik kepada KSM maupun BKM agar bisa diperbaiki lagi drainasenya. Jangan dikerjakan asal jadi saja karena yang merasakan dampaknya itu kami sebagai masyarakat bukan konsultannya. tambahnya
Ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Ahmad Sahroni mengatakan, "Kan urusan sudah Clear. Kakak korban pun sudah kerumah Ketua BKM, anak - anak dihormatinya pada ngelunjak," ungkapnya melalui pesan Wathsap (14/12) Sabtu Siang
Ketua BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Adil Sejaterah Kelurahan Kelapa Indah H. Madi menyampaikan, "Saat ini pekerjanya sedang pulang kampung dan kami berjanji akan melakukan perbaikan kembali mengenai pengerjaan drainase tersebut. Jika para pekerjanya sudah kembali kesini lagi," ucapnya melalui telepon Wathsap (15/12) Minggu Pagi
Saya mohon maaf belum bisa ketemu dengan rekan media karena pagi ini saya ada kegiatan ke Taman Matahari bersama rekan-rekan FKTS (Forum Kota Tangerang Sehat). tambahnya (jajiiskandar)


