• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Walikota Kediri dan Kapolresta Kediri Sidak Lokasi Pembuangan Limbah Abu Timah di Kelurahan Blabak

    13/12/19, 22:28 WIB Last Updated 2019-12-13T15:29:29Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Walikota Kediri menerangkan bahwa ada 2 lokasi di Pagut 2 lokasi dan Bulurejo 3 lokasi terkait limbah abu timah.


    TRIBUANANEWS.COM | Kediri - Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana dan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melakukan  peninjauan TKP pembuangan limbah abu timah di lingkungan  Bulurejo Kelurahan Blabak RT.26 RW.09 Kecamatan Pesantren, Rabu (11/12/2019) siang.

    Giat peninjauan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembuangan limbah sisa abu timah pembakaran setelah sebelumnya ada laporan bau menyengat di lingkungan  Bulurejo Kelurahan Blabak RT.26 RW.09 Kelurahan  Blabak Kecamatan  Pesantren Kota Kediri.

    Kehadiran Walikota dan Kapolres didampingi Camat Pesantren Eko Lukmono Hadi, Kapolsek Pesantren Kompol Paidi Sadiarto S.H, Danramil Pesantren Kapten Puguh Bintarto, Jatanras Polresta Kediri Iptu Samsul huda, Kanit Reskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh Sulistyo.S.H.MH, Pawas Ipda Rohmat S dan anggota Polsek Pesantren.

    Ka DLHK Bp Didik catur, KaDinkes  Dr.Fauzan Adima, Kasat Pol PP Ali Muklis, Kakel Blabak M.Yusuf, Babinsa Blabak dan warga lingkungan Bulurejo RT 26 RW.09 Keluraha Blabak.

    Adapun lokasi yang ditinjau dalam sidak tersebut yakni lahan belakang Mushola Al Qotimah Lingkungan  Pagut Kelurahan Blabak tanah warisan Rodikan. posisi saat ini  telah di police line.  Lahan milik Jumadi  RT.26 RW.09 Kelurahan Blabak arah barat lahan Rodikan sekitar 25 meter.

    Walikota Kediri menerangkan bahwa ada 2 lokasi di Pagut 2 lokasi dan Bulurejo 3 lokasi terkait limbah abu timah.

    “Langkah awal dilakukan pengurukan tanah terhadap limbah abu timah agar mengurangi bau amoniak yang menyengat,” kata Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri.(12/12/2019).

    Sementara itu Kapolresta Kediri AKBP Miko, mengungkapkan akibat pembuangan limbah warga mengalami sesak dan mata pedih.

    “Jadi langkah langkah dilakukan bersama sama pihak terkait melakukan pengurangan dari dampak dan sementara masih dilakukan pemeriksaan saksi-saki terkait permasalahan tersebut,” kata AKBP Miko.* (Muhaimin)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan