• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tukang Perahu di Aceh Tamiang Mengharapkan Bantuan Pemerintah

    16/12/19, 09:11 WIB Last Updated 2019-12-16T02:11:48Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Adalah Zulkifli alias Cek Rabat (45) warga Dusun Bakti Kampung Sei Kuruk III, Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang tukang sampan/perahu handal sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk modal usaha sehenis Dok Kapal nelayan dikawasan tersebut.

    Kegiatan renovasi hingga membuat kapal/perahu nelayan ukuran standar sudah digeluti Cek Rabat sejak 20 tahun lalu dengan berkerja dihamparan areal seluas 15 x 20 meter beratapkan langit.

    Zulkifli ditemui saat dijumpai wartawan Tribuananews.com, pada Minggu (15/12/2019) ditempat kerjanya mengatakan, sejak masih remaja sekitar 20 tahun silam sudah menggeluti pekerjaan membuat sampan dan renovasi kapal ikan nelayan kawasan ini.

    "Sekarang saya sudah punya keluarga sederhana, tapi masih juga begini usaha kerja saya. Belum ada peningkatan," ungkap Cek Rabat.

    Menurut Zulkifli, hasil dari pertukangan tersebut hanya untuk belanja rumah tangga serta kebutuhan harian saya ditempat kerja.

    "Dari kerjaan itu saya hanya ambil ongkos saja. Saya tidak punya modal untuk adakan material kebutuhan pembuatan sampan dan kapal ikan standar atau juga renovasi,".paparnya.

    Cek Rabat alias Zulkifli memohon kepada pihak instansi pemerintah baik daerah maupun pusat agar membantu modal untuk mengembangkan usahanya tersebut, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup kdluarganya serta 3 orang anggota kerjanya yang tetap.

    M. Nasir (40) warga Sei Kuruk III salah seorang pemilik kapal ikan saat di konfirmasi wartawan Tribuananews.com membenarkan tentang usaha Cek Rabat sudah lama.

    "Sejak dari kami masih lajang dulu sampai sekarang usahanya tidak berkembang akibat faktor modal usaha," ungkap M. Nasir.

    Sementara Jamaluddin (43) salah satu anggota kerja Cek Rabat mengatakan bahwa ia sudah 10 tahun ikut kerja dengan Cek Rabat.

    "Kami tak pernah diperhatikan pemerintah, saya bahkan eks kombatan lagi. Kami sangat berharap uluran tangan pemerintah bagi usaha kami ini," imbuhnya.* (Ram/ Ag)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan