masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | KISARAN - Sudah bertahun-tahun warga Bandar Minggu, Dusun lX, Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara mengharapkan sentuhan Pemerintah khusus nya Pemerintah Kabupaten Asahan.
Harapan warga Bandar Minggu Dusun IX agar tersentuh Pemerintah, terkait akses jalan protokol Bandar Minggu yang sudah lama hancur penuh lubang lebar dan dalam.
Ironisnya, arus jalan protokol Bandar Minggu yang merupakan arus jalan kabupaten, keadaannya jika hujan persis kubangan kerbau, penuh dengan lumpur. Dan jika musim kemarau penuh debu apabila dilalui kendaraan.
Foto : jalan yang rusak
Hal ini, dikatakan Kepala Dusun lX Bandar Minggu Mukhtar Sedayu Sitorus kepada Media Tribuananews.com, Selasa, (10/12/19).
"Tahun 2018, saya pernah mengajukan LKP ke Desa Lubuk Palas, agar perbaikan jalan protokol Bandar Minggu ini segera diperbaiki. Namun hingga sekarang, tidak ada tanggapan dari Pemerintah, atau Pemkab Asahan, kesal Mukhtar Sedayu Sitorus.
Mukhtar mengungkapkan, bahwa akses jalan protokol Bandar Minggu merupakan jalan inti, yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya warga Bandar Minggu.
"Susah melakukan aktivitas sehari-hari, dengan keadaan jalan seperti kubangan kerbau begini. Apalagi sekarang ini, harga kelapa turun, mangkin bertambah kesal kita, ujarnya.
Saat ditanya, apa saja pendapatan sehari-hari warga Dusun lX Bandar Minggu, Mukhtar mengatakan, bahwa penghasilan warga sehari-hari berkebun kelapa.
" Hampir semua masyarakat disini pendapatannya sehari-hari mencula, mencongkel kelapa dari kebun kelapa milik masyarakat itu
sendiri, tutur Mukhtar.
Mukhtar mengharapkan kepada Pemerintah khususnya Pemkab Asahan, agar memperbaiki akses jalan protokol Bandar Minggu, supaya masyarakat mudah beraktivitas. Dan ekonomi masyarakat jadi lebih baik.* (Anton)


