masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM |Tanggamus-
Transparansi dalam mengelola segala Jenis bentuk Bantuan dan Program itu sudah seharusnya dilakukan oleh semua Perangkat Pekon, Apalagi Jenis bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,(APBN).
Namun Kalimat tersebut sepertinya tidak berlaku untuk beberapa Oknum Perangkat Pekon Karang Anyar,Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus,
pasalnya Pembangunan Rabat beton yang dialokasikan diDusun satu ,Sepanjang 465 m tidak sesuai dengan Spesifikasi teknis, dan asal-asalan, sebab lebar y makin kesana makin melancip.
Selain itu keterangan yang didapati lansung awak Media Tribuananews.com dari pernyataan beberapa Narasumber yang berasal dari Masyarakat setempat berinisial (ST), dan beberapa Masyarakat lain nya,
bahwasa nya Pembangunan Rabat beton yang menghabis kan Dana (Rp.245.000.000) tersebut, diDuga dikelola oleh Oknum Afaratur Pekon yang saat ini Menjabat sebagai Sekretaris Desa ( SEKDES ) Pekon Karang Anyar tersebut, yang berinisial ( SN ). dan di kondisikan oleh Tim Penyusun Kegiatan ( TPK ), yang juga di Duga ikut bermain didalam nya.
kesaksian (SG),Masyarakat setempat yang turut andil dalam melaksanakan pembangunan Rabat beton tersebut,
"Mas" habis Semennya cuma 380 sak, Batu Seplit 7 Mobil dan di aduk dengan batu bulat dari Kali, jadi tinggal mas kalkulasikan saja nilainya berapa "ungkapnya" baru-baru ini.
Dilain kesempatan kami coba Konfirmasi lansung ke Pejabat sementara ( PJS ) Pekon Karang Anyar saat ini, "Pak Ngadio,
Beliau mengaku, tidak tau menau untuk Pembangunan Rabat beton yang diduga bermasalah tersebut, sebab beliau belum lama Menjabat, sebagai Pejabat sementara ( PJS ) Pekon Karang Anyar ini "pungkasnya.
Lanjutnya lagi, untuk lebih jelas nya silahkan temui saja Sekertaris Desa saya, sebab gimana- gimana dia yang lebih tau, kalo Saya masih baru disini "tutupnya.
Untuk mengungkap pakta kebenaran yang kami temui dilapangan, awak media Tribuananews.com berusaha menemui Sekertaris desa tersebut agar bisa Konfirmasi secara langsung, sudah beberapa kali ke Kantor dan ke Rumahnya, akan tetapi tidak bisa ditemui sampai saat ini, seolah-olah sengaja menghindar dari awak media,hingga berita ini diterbitkan.
Diharapkan Kepada Pemerintah terkait agar segera bisa menindak lanjuti permasalahan tersebut, sebab secara tidak lansung Oknum tersebut diDuga sudah merugikan Masyarakat setempat dan juga merugikan Anggaran negara.*( HERWANDI)


