masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | KISARAN - Jalan Protokol Sei Kamah Baru hingga Sei Kamah II, Kecamatan Sei Dadap terpapar lubang-lubang lebar dan dalam persis seperti kubangan kerbau atau kolam ikan.
Arus jalan protokol yang hancur tersebut merupakan akses jalan Kabupaten Asahan yang berada di Desa Sei Kamah Baru dan Desa Sei Kamah II.
Seperti yang dikatakan N Sinaga, warga Desa Sei Kamah Baru, Dusun l, kepada Media Tribuananews, Selasa (3/12/19) bahwa, Jalan Prokol yang berada persis didepan rumah nya tersebut hancur penuh lubang lebar dan dalam seperti kubangan kerbau atau kolam ikan jika musim hujan.
Jika musim panas, jalan protokol tersebut penuh debu saat dilalui kendaraan, membuat pernapasan jadi sesak dan membuat batuk.
"Lebih kurang, hampir empat tahun jalan protokol ini rusak, tidak pernah dirawat. Pernah sekali, hanya di taburi batu dan pasir saja, itupun dilakukan karena Bupati Asahan mau datang, ungkap N Sinaga dengan nada kecewa.
N Sinaga mengharapkan kepada Pemkab Asahan terutama dinas terkait, agar secepatnya memperbaiki arus jalan protokol Sei Kamah Baru hingga Sei Kamah II, "karena jalan tersebut akses satunya yang dilalui masyarakat khusus nya warga setempat, tukasnya.
Sementara itu, Camat Sei Dadap Amiruddin MRP, SH saat diminta keterangan tentang rusaknya jalan protokol tersebut oleh Wartawan Media Tribuananews.com di ruang kerja nya menanggapi bahwa Dirinya tidak tau persis mulai kapan rusak nya jalan tersebut, sebab dirinya baru satu tahun lebih menjabat sebagai camat di kecamatan Sei Dadap.
" Saya baru menjadi camat disini, jadi saya tidak tau persis sejak kapan rusak nya jalan tersebut. Mungkin sambung Amiruddin, "rusak nya jalan ini diakibatkan kendaraan yang melintasi, tuturnya, saat ditanya apa sebab terjadi nya kerusakan pada jalan protokol tersebut.
Selanjutnya Amiruddin mengungkapkan, bahwa ditahun 2020, Kecamatan Sei Dadap akan mendapatkan pembangunan fisik dari PUPR. Untuk memperbaiki arus jalan protokol Kecamatan Sei Dadap serta perbaikannya jembatan yang ada dijalan protokol tersebut.
Amiruddin mengharapkan, bahwa jika pembangunan yang nanti nya akan terlaksana ditahun 2020, kalau bisa di awal tahun sudah selesai. Portal juga dibuat agar jalan awet, ujar Amiruddin.(Ant)


