masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Karangasem Bali, Ritual ini menjadi upacara ucapan syukur untuk senjata, Polisi di Bali pun ikut di dalamnya. Ribuan umat Hindu menggelar persembahyangan hari Tumpek Landep pada Sabtu (21/12). Tumpek landep merupakan ritual yang diperuntukkan bagi senjata berupa keris, tombak, trisula maupun senjata tajam lainnya.
Tradisi ini juga dilakukan oleh instansi Kepolisian Republik Indonesia, yang juga menggelar upacara bagi senjata milik anggota polri maupun kendaraan dinas.
Tumpek landep merupakan salah satu dari pada bagian upacara dari agama Hindu. Ditujukan pada tempat - tempat atau barang - barang yang bernilai atau ada unsur tajamnya.
Pada hari ini, di Polres Karangasem sejumlah personil kepolisian berseragam lengkap dengan senjata masing - masing mengikuti upacara persembahyangan bersama. Sementara beberapa polisi wanita (polwan) menyiapkan sarana untuk prosesi ritual tumpek landep.
Masing - masing senjata berupa pistol dan laras panjang dipasang ulatan janur kuning dan benang merah. Sedangkan untuk kendaraan bermotor diberi canang sari atau sesajen. "Umat Hindu yakin pada saat tumpek landep ini dewa Siwa memberikan anugrah kepada manusia agar ketajaman pikiran kita tetap terjaga. Dan untuk alam semesta disimbolkan dengan menjaga ketajaman senjata ini," ungkap Kapolres Karangasem, AKBP. Ni Nyoman Suartini, S.I.K., M.M.Tr.
Usai senjata dan kendaraan dinas diperciki tirta suci, para polisi selanjutnya mengikuti sembahyang bersama. Selain sebagai wujud syukur selama ini yang berjalan baik, diharapkan kedepan barang ini bisa dipergunakan dengan baik pula. "Ya semoga tidak disalahgunakan apalagi untuk hal - hal yang negatif yang bisa merugikan kesatuan termasuk diri sendiri," lanjutnya. (Udiana)


