• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pasar Desa Tajurhalang Tinggal Menunggu Status Lahan dari Pemda Kab. Bogor

    admin
    09/12/19, 18:31 WIB Last Updated 2019-12-09T11:31:17Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    TRIBUANANEWS.COM l KAB. BOGOR - 
    Masyarakat Desa Tajurhalang, begitu sangat antusias, untuk menghadiri Peresmian dan sekaligus awal dibukanya pasar Desa Tajurhalang, Sabtu (7/12/2019), 

    Masyarakat yang datang dari berbagai tempat ini, akhirnya membuat jalan raya baru Tegar Beriman/Bomang Kp.Tajurhalang Rt.02/Rw.03, macet total karena dipenuhi para pengunjung yang ingin mengikuti acara peresmian, dan sekaligus juga, yang ingin berbelanja, 

    Acara peresmian, yang diawali dengan pengguntingan pita oleh Camat Tajurhalang Fikri Ihsani, yang di dampingi Kepala Desa Tajurhalang Saipudin, S.Ag, terlihat dalam suasana yang begitu sangat meriah.

    Dalam sambutannnya, Camat Tajurhalang, Fikri Ihsani mengatakan, bahwa hari ini momentum yang paling sangat berharga, untuk Kecamatan Tajurhalang, karena tidak semua Kecamatan memiliki pasar desa.

    "Alhamdulillah Kecamatan Tajurhalang saat ini sudah memiliki pasar Desa, untuk itu saya atas nama Pemerintah Kecamatan Tajurhalang memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Tajurhalang bapak Saipudin, S.Ag, beserta jajarannya yang telah bersemangat dan berjuang keras, untuk kembali membangkitkan dalam membangun pasar Desa di  Tajurhalang,

    Menurut Fikri Ihsani Camat Tajurhalang, dikatakan kenapa membangkitkan, karena pasar Desa Tajurhalang sendiri, sudah di serahkan pengelolaannya oleh Disperindag kepada Pemerintah Desa Tajurhalang, dari tahun 2016, dan sempat vakum karena ada pembangunan jalur Bojonggede-Kemang (Bomang), dimana tahun 2020 nanti, jalur Bomang rencananya akan tersambung dengan jalan raya tegar beriman, sehingga nantinya pasar Desa Tajurhalang, lokasinya akan semakin sangat strategis.

    Disamping itu, Fikri Ihsani juga berharap, agar pasar Desa yang dikelola Pemerintah Desa Tajurhalang melalui Bumdes Desa Tajurhalang ini, dapat dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel, sehingga kedepannya bisa kuat, mandiri, sehat, dan berdiri sendiri, dengan begitu, maka nantinya akan bisa berkontribusi untuk Pendapatan Asli Desa (PAD), yang mana tujuannya, untuk membangun Desa Tajurhalang,

    Sementara untuk pemodalan pengelolaan pasar Desa Tajurhalang, Fikri Ihsani mengatakan, kedepan akan berupaya bukan hanya dari Dana Desa saja penyertaannya, namun diharapkan bisa di akses juga nantinya melalui Pemda Kab. Bogor maupun dari Kementerian, sehingga sarana dan prasarana fasilitas pasar Desa Tajurhalang akan senantiasa meningkat dan semakin baik kedepan.

    Ditempat yang sama, Kepala Desa Tajurhalang Saipudin, S.Ag mengatakan, bahwa Desa Tajurhalang saat ini merealisasikan visi, menuju masyarakat yang cerdas secara ekonomi, dengan merealisasikan pembukaan pasar Desa Tajurhalang, sehingga tahun 2019 ini, dimana salah satu program Bumdes Tajurhalang adalah pengelolaan pasar Desa Tajurhalang,  

    "Ketika pasar desa ini berjalan dengan baik, maka dampak ekonomi di Desa Tajurhalang pun nantinya akan semakin baik, dan sekarang 60%, para pedagang berasal dari masyarakat Desa Tajurhalang, mudah-mudahan sampai bulan januari, kami dari Bumdes dan Pemerintah Desa Tajurhalang, akan membangun kembali 60 kios untuk para pedagang yang ada di Desa Tajurhalang, dan bagi warga yang sudah mendaftarkan diri, tapi kiosnya belum dapat, maka dibulan januari, sudah dapat di isi, karena kami sudah siapkan," ujar Saepudin, S.Ag.

    Dalam kesempatan yang sama, Saipudin, S.Ag, mengajak masyarakat, agar bersama-sama membangun Desa Tajurhalang.

    "Sebuah desa, tidak bisa dibangun hanya oleh sekelompok orang, individu, Kepala Desa maupun Pemerintah Desa, namun tetapi desa bisa dibangun hanya dengan kebersamaan, sehingga kita harus belakangkan kepentingan pribadi, kelompok maupun politik, demi menyonsong Desa Tajurhalang yang sejahtera dan maju.

    Disamping itu, Saipudin, S.Ag, juga mengatakan, kalau Pemerintah Desa Tajurhalang, sudah mengajukan surat permohonan kepada Ade Yasin, Bupati Kab, Bogor, agar kalau bisa, jangan hanya serah terima kios yang diterima Pemerintah Desa Tajurhalang seperti yang dilakukan saat ini, namun Saipudin, S.Ag, juga berharap, agar serah terima lahan yang dikelola oleh Pemerintah Desa Tajurhalang juga harus dilakukan, karena nanti takut di khawatirkan, bila pasar desa sudah semakin maju, akhirnya diambil alih oleh Pemerintah Daerah, karena belum ada bukti surat serah terima lahan," jelasnya

    Namun menurut Haris Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Tajurhalang, bahwa saat Disperindag Kab. Bogor, menyerahkan pasar desa kepada Pemerintah Tajurhalang tahun 2016, masih sebatas hanya kios ruko, yang mana fasilitas penunjang pasar seperti infrastruktur belum ada.

    "Jadi karena fasilitas pasar desa belum menunjang, Saipudin, S.Ag, Kepala Desa Tajurhalang mengambil insiatif dengan membangun infrastruktur seperti jalan akses masuk ke pasar, dll dengan memakai dana pribadi Kepala Desa, karena Dana Desa (DD) sendiri, belum bisa digunakan dalam penggunaan pengelolaan pasar Desa Tajurhalang, mengingat status tanah lahan pasar desa tsb, masih dalam pemilikan Pemerintah Daerah Kab. Bogor. 

    Untuk itu, Haris Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Tajurhalang, berharap agar proses serah terima lahan ini bisa terlaksana dengan cepat, apakah itu nantinya hanya sewa pakai lahan ataupun di hibahkan ke Pemerintah Desa Tajurhalang, itu semua tergantung Pemerintah Daerah Kab Bogor, intinya Haris hanya berharap, agar status dalam pengelolaan lahan ini bisa jelas, sehingga kedepannya nanti, Dana Desa (DD) sudah bisa di peruntukkan untuk pengelolaan pasar Desa Tajurhalang," ungkapnya.(Hotma Lingga.T)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan