masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | BANGLI BALI, Ditengah padatnya jadwal sebagai petugas yang menjaga keamanan ketertiban masyarakat, anggota TNI dan POLRI menyempatkan diri membantu para petani memanen jagung. Kedua abdi negara tampak bersama - sama dengan para petani memetik dan memisahkan satu persatu tongkol jagung dari batangnya, dan selanjutnya dimasukkan ke dalam karung.
Pada saat panen jagung turut hadir Pasiterdim Kapten. CHB. I Komang Dita, Kabag Produksi Dinas PKP Kabupaten Bangli I Wayan Tagel Sujana, Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, Perwira Kodim 1626/Bangli, Kanit Bimas Polsek Susut, Aiptu. I Ketut Suparsa, anggota Kodim 1626/Bangli, ibu - ibu Persit Kodim 1626/Bangli, Kelian Banjar Dinas Malet Kuta Mesir I Wayan Redam, Kelian Subak Abian I Wayan Merta, warga masyarakat Malet Kuta Mesir yang keseluruhannya berjumlah 70 orang.
Adapun lahan yang ditanami jagung Varietas Bizzi (P21) seluas 50 are, masa panen 60 hari dengan hasil 7 ton jagung dengan rangkaian kegiatan yakni melaksanakan apel kesiapan panen raya dipimpin Pasiterdim Kapten. CHB. I Komang Dita, melaksanakan panen jagung Kodim 1626/Bangli bersama warga Malet Kuta Mesir.
Pukul 10.00 wita pelaksanaan panen raya Demplot Jagung Kodim 1626/Bangli 2019 berjalan dengan tertib aman dan lancar.
Kanit Bimas Polsek Susut, Aiptu. I Ketut Suparsa di lokasi panen raya jagung menjelaskan, pihaknya sangat bersyukur
bisa gabung dengan para petani memanen jagung merupakan momen sangat jarang ia jumpai, selain bisa menjalin silaturahmi, juga menambah pengalaman bisa mengetahui tata cara mengelola bahan pangan tersebut.
“Jarang - jarang bisa gabung begini, ketepatan ada panen, jadi bisa sambil berbagi pengalaman dengan bapak petani jagung. "Kegiatan panen raya jagung ini merupakan bentuk sinergitas TNI Polri," jelasnya. (Udiana)


